DASWATI.ID – Pangdam XXI menargetkan pembangunan 600 Koperasi Merah Putih di Lampung dan Bengkulu rampung pada Juni 2026 guna memperkuat ekonomi warga melalui kolaborasi aset daerah.
DALAM ARTIKEL:
Kodam XXI/Radin Inten memacu pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Lampung dan Bengkulu dengan target penyelesaian 600 unit pada awal Juni 2026.
Langkah ini memperkuat program penguatan ekonomi kerakyatan yang diresmikan secara nasional oleh Presiden Prabowo Subianto.

Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengungkapkan bahwa hingga 16 Mei 2026, pihaknya telah merampungkan fisik bangunan di 562 titik.
“Kami terus mengejar target. Harapannya akhir Mei atau paling lambat awal Juni sudah ada 600 titik yang selesai 100 persen,” ujar Kristomei saat menghadiri peresmian operasionalisasi koperasi di Way Halim, Bandar Lampung, Sabtu (16/5/2026).
Capaian Tertinggi di Luar Jawa
Dari total pembangunan yang telah selesai, sebanyak 345 unit berada di Provinsi Lampung dan 217 unit di Bengkulu.
Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung, jumlah koperasi di Bumi Ruwa Jurai ini menjadi yang terbanyak untuk kategori wilayah di luar Pulau Jawa.
KDKMP nantinya berfungsi sebagai pusat layanan multiguna bagi masyarakat desa.
Unit usaha yang tersedia mencakup gerai kebutuhan pokok, apotek, layanan kesehatan, distribusi elpiji, hingga layanan PLN dan usaha pangan seperti beras serta jagung.

Optimalisasi Aset dan Lahan
Pemerintah Provinsi Lampung mendukung penuh percepatan ini melalui penyediaan lahan dan pemanfaatan aset daerah.
Langkah kolaboratif ini menjadi solusi atas kendala keterbatasan lahan yang sempat menghambat pembangunan, terutama di wilayah perkotaan seperti Bandar Lampung.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan menjelaskan, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mendorong pemanfaatan aset pemerintah yang belum optimal untuk mendukung program ini.
“Pemerintah Provinsi Lampung bersama TNI memastikan aset-aset pemerintah yang belum digunakan secara utuh bisa dimanfaatkan untuk mendukung percepatan berdirinya Koperasi Merah Putih,” kata Marindo.
Di Bandar Lampung sendiri, target pembangunan ditetapkan sebanyak 10 titik KDKMP.
Saat ini lima titik telah rampung dan diproyeksikan meningkat menjadi delapan titik pada awal Juni mendatang seiring dengan integrasi lahan milik Pemprov Lampung.


