Debu industri mengepung rumah warga Panjang. WALHI mendesak investigasi ilmiah guna menjamin hak konstitusi warga atas lingkungan hidup yang sehat.
Tag: Walhi Lampung
Banjir Berulang: Dosa Ekologis di Kota Bandar Lampung
WALHI menilai banjir Bandar Lampung sebagai kejahatan ekologis akibat kegagalan tata ruang serta alokasi anggaran Rp15 miliar yang dinilai salah sasaran.
Menambang Emas di Ruang Abu-Abu
WALHI Lampung mengungkap tambang emas ilegal yang merusak hutan dan mencemari sungai. Lemahnya hukum membiarkan aktor bermodal besar beroperasi di ruang abu-abu.
Catahu 2025 WALHI: Rapor Merah Ekologi Bandar Lampung
WALHI Lampung merilis Catahu 2025 yang mengungkap kegagalan struktural pemkot dalam mengelola sampah, RTH, dan polusi yang memicu krisis ekologi akut di Bandar Lampung.
Bancakan Emas di Lahan PTPN: WALHI Sebut Ada Indikasi Pembiaran
Polda Lampung membongkar tambang emas ilegal di lahan PTPN yang merugikan negara Rp1,3 triliun. WALHI menduga ada pembiaran oleh BUMN dalam mengelola wilayahnya.
Aktor di Balik Kerusakan Alam Lampung: Catatan Krisis 2025
WALHI Lampung membeberkan kegagalan sistemik pemerintah dan korporasi yang memicu krisis ekologis hingga menyisakan hanya 8 persen hutan alam di Lampung.
Catatan Kelam Ekologi Lampung: Bisnis Karbon hingga Kriminalisasi
Catahu WALHI Lampung 2025 mengkritik kelalaian tata kelola sampah, krisis RTH, dan penyempitan TNWK yang memperburuk kerusakan ekologis serta kriminalisasi aktivis.
Alarm Keras Banjir Bandar Lampung: Evaluasi Drainase dan Tata Ruang Segera!
PKS dan WALHI mendesak Pemkot Bandar Lampung mengevaluasi drainase dan tata ruang secara total menyusul banjir di 12 kecamatan yang memakan korban jiwa dan kerugian.
Bocah Satriya Tewas Terseret Arus Banjir di Bandar Lampung
Tim SAR Gabungan menemukan jasad Satriya bocah 10 tahun yang hanyut di Rajabasa setelah menyisir sungai sejauh 4 km menggunakan teknologi drone thermal.
Banjir Ibu Kota Provinsi Lampung: Pemerintah Alpa, Warga Binasa
WALHI Lampung mengkritik buruknya tata kelola lingkungan yang memicu banjir di 12 kecamatan dan mendesak evaluasi total kebijakan tata ruang Kota Bandar Lampung.
- 1
- 2
- …
- 5
- Berikutnya










