Lampung » Terminal Rajabasa: Tren Penumpang AKAP Meningkat Signifikan di 2026

Terminal Rajabasa: Tren Penumpang AKAP Meningkat Signifikan di 2026

oleh
Terminal Rajabasa: Tren Penumpang AKAP Meningkat Signifikan di 2026
Bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) di Terminal Tipe A Rajabasa, Bandar Lampung, Kamis (12/3/2026). Foto: Josua Napitupulu

DASWATI.ID – Terminal Rajabasa mencatat lonjakan kedatangan penumpang AKAP hingga 497% pada Maret 2026. Pengelola membenahi fasilitas demi kenyamanan pemudik Lebaran.

DALAM ARTIKEL: 

Terminal Tipe A Rajabasa mencatat lonjakan penumpang Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang sangat signifikan pada periode awal Maret 2026.

Data perbandingan menunjukkan jumlah keberangkatan dan kedatangan penumpang meningkat tajam dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Lonjakan Penumpang Berdasarkan Data

Berdasarkan data produksi terminal, pertumbuhan penumpang AKAP mencapai angka yang fantastis.

Sebagai contoh, pada 10 Maret 2026, jumlah bus yang beroperasi meningkat 500 persen dan jumlah penumpang melonjak hingga 497 persen dibandingkan tanggal yang sama di tahun 2025.

Tren kenaikan ini dipicu oleh semakin banyaknya armada bus AKAP yang masuk ke Terminal Rajabasa, termasuk pembukaan rute baru seperti Lampung-Bekasi.

Terminal Rajabasa: Tren Penumpang AKAP Meningkat Signifikan di 2026
Penumpang di Terminal Tipe A Rajabasa, Bandar Lampung, Kamis (12/3/2026). Foto: Josua Napitupulu

Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Rajabasa, Budi Hartanto, menjelaskan bahwa tren positif ini sudah terlihat sejak tahun lalu.

“Berkaca dari tahun 2025 lalu, berdasarkan data produksi, penumpang yang memanfaatkan jasa di Terminal Rajabasa naik sekitar 50 persen dari tahun sebelumnya,” ujar Budi di Bandar Lampung, Kamis (12/3/2026).

Peningkatan Fasilitas dan Keamanan

Pihak pengelola terminal telah membenahi berbagai sarana dan prasarana untuk menyambut masa angkutan Lebaran 2026.

Saat ini, petugas mengoperasikan 14 titik kamera pengawas (CCTV) yang memantau seluruh pergerakan penumpang demi menjamin keamanan.

Selain itu, pengelola juga meningkatkan kenyamanan di ruang tunggu serta fasilitas toilet pada gedung kedatangan dan keberangkatan.

Aspek keselamatan armada juga menjadi prioritas utama melalui pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check.

Petugas terminal bekerja sama dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) melakukan sistem jemput bola ke pool-pool bus untuk memastikan armada layak jalan.

“Bus yang laik jalan kami tempelkan stiker angkutan lebaran,” tegas Budi.

Terminal Rajabasa: Tren Penumpang AKAP Meningkat Signifikan di 2026
Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Rajabasa, Budi Hartanto, di Bandar Lampung, Kamis (12/3/2026). Foto: Josua Napitupulu

Prediksi Puncak Arus Mudik

Pengelola terminal memprediksi puncak arus mudik akan jatuh pada 17 Maret 2026, sementara arus balik diperkirakan mulai terjadi pada 26 Maret 2026.

“Libur hari raya yang cukup panjang membuat masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal untuk menghindari kepadatan,” jelas Budi.

Untuk menjaga kebersihan, terminal menyiagakan delapan petugas kebersihan yang berkeliling setiap dua jam sekali.

Pihak terminal juga memasang palang parkir otomatis di pintu keluar dan mendirikan pos pengamanan bersama TNI/Polri guna memastikan standar keamanan yang memadai.

Budi mengimbau masyarakat agar tidak ragu menggunakan transportasi umum melalui terminal resmi.

“Saya mengimbau kepada masyarakat yang ingin menggunakan jasa angkutan umum, silakan ke Terminal Rajabasa,” tutup dia.

Baca Juga: Dekat Pintu Tol Kota Baru, Ini Rencana Lokasi Baru Terminal Rajabasa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *