Peristiwa » Tim SAR Temukan Jasad Aji Pangestu di Sungai Way Sekampung

Tim SAR Temukan Jasad Aji Pangestu di Sungai Way Sekampung

oleh
Tim SAR Temukan Jasad Aji Pangestu di Sungai Way Sekampung
Tim SAR Gabungan menemukan Aji Pangestu (19), pemuda asal Desa Sidodadi Asri, Jati Agung, yang dilaporkan hilang saat memancing di Sungai Way Sekampung, Lampung Selatan, Sabtu (31/1/2026). Foto: Istimewa

DASWATI.ID – Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Aji Pangestu (19), pemuda asal Desa Sidodadi Asri, Jati Agung, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat memancing di Sungai Way Sekampung, Lampung Selatan.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 14.25 WIB.

Peristiwa memilukan ini bermula ketika Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung menerima laporan kehilangan pada Sabtu pagi pukul 07.45 WIB dari Kepala Desa Sidodadi Asri.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Kansar Lampung segera dikerahkan menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 32 kilometer guna melakukan upaya penyelamatan.

Setibanya di lokasi pada pukul 09.57 WIB, tim langsung berkoordinasi dengan pihak keluarga dan unsur terkait untuk menyisir area sungai.

“Tim SAR menggunakan perahu karet dengan metode manuver di titik yang diduga menjadi lokasi tempat korban terpeleset saat memancing,” ujar Komandan Tim Rescue, Akhmad Hikmah Iman, mewakili Kepala Kantor Basarnas Lampung.

Operasi ini melibatkan berbagai unsur, termasuk Kansar Lampung, BPBD Lampung Selatan, Dinas Pemadam Kebakaran, Babinsa, serta bantuan dari masyarakat setempat.

Setelah pencarian intensif selama beberapa jam, tim berhasil menemukan jasad korban sekitar 50 meter dari titik awal kejadian.

Petugas segera mengevakuasi jenazah Aji Pangestu dan menyerahkannya kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup pada pukul 15.00 WIB,” kata Iman.

Pihak Kansar Lampung mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai demi menghindari kecelakaan serupa.

Baca Juga: 8 Desa Jati Agung Bergabung ke Bandar Lampung, Target Tuntas Setahun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *