DASWATI.ID – Pemerintah Kota Bandar Lampung secara resmi membuka gelaran akbar Bandar Lampung Expo 2025 pada Sabtu (12/7/2025) malam.
Bandar Lampung Expo 2025 dirancang untuk mewujudkan harmoni pembangunan serta mengukuhkan denyut ekonomi daerah.
Acara ini berlangsung selama delapan hari, mulai dari 12 hingga 19 Juli 2025 di Gedung Graha Siger Mandala Alam sebagai rangkaian penting perayaan Hari Ulang Tahun Ke-343 Kota Bandar Lampung.
Expo ini bukan sekadar pameran dagang biasa, melainkan sebuah wadah strategis untuk mempromosikan potensi ekonomi lokal dan memperkuat pelayanan publik.
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menegaskan bahwa kegiatan ini dimanfaatkan untuk dua tujuan utama yaitu memperkuat basis ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM dan mempermudah akses warga terhadap berbagai layanan pemerintah.
“Kami ingin acara ini menjadi ruang promosi bagi pelaku UMKM, hiburan rakyat, serta simbol semangat pembangunan kota,” ujar Eva Dwiana dalam sambutannya.
Keterlibatan berbagai dinas dan instansi daerah (OPD) dalam expo ini untuk memperluas jangkauan informasi dan layanan publik kepada masyarakat luas.
Denyut ekonomi kota terasa kuat dengan tampilan beragam produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi sorotan utama.
Selain itu, expo ini juga menjadi sarana interaksi langsung antara pemerintah dan warga, menciptakan harmoni dalam upaya pembangunan.
Masyarakat dapat dengan leluasa mengakses layanan informasi, pameran program-program pembangunan, serta pelayanan administrasi dasar.
Mereka juga berkesempatan untuk menikmati berbagai produk unggulan daerah dan pertunjukan seni secara gratis.
Acara pembukaan turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bandar Lampung, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, serta Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2025–2030 yang juga merupakan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.
Kehadiran mereka dalam acara tersebut menunjukkan dukungan luas terhadap inisiatif pembangunan Kota Bandar Lampung.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Wilson Faisol, menjelaskan tujuan utama Bandar Lampung Expo adalah untuk mempromosikan potensi daerah dalam kemasan hiburan rakyat dan penguatan ekonomi lokal.
“Bandar Lampung Expo tahun ini mengusung konsep mendekatkan pelaku UMKM dengan masyarakat luas,” ujar dia di Bandar Lampung, Selasa (24/6/2025) lalu.
Expo akan menghadirkan sekitar 100 tenan, yang terdiri dari pelaku UMKM, pengusaha lokal, dan industri kreatif dari berbagai kecamatan.
Wilson optimistis bahwa expo ini dapat menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Rp2 miliar, seiring dengan besarnya potensi transaksi yang ditargetkan dari para pelaku usaha selama sepekan kegiatan.
“Target nilai transaksi secara spesifik ditetapkan sebesar Rp2 miliar. Ini jadi salah satu cara konkret Pemkot mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” kata dia.
Untuk menyukseskan kegiatan tersebut, Pemkot Bandar Lampung menyiapkan anggaran sebesar Rp400 juta dan akan menggandeng event organizer profesional dalam pengelolaan teknis acara.
Baca Juga: Bandar Lampung Expo: Promosi Ekonomi dan Hiburan Rakyat

