Peristiwa » Operasi SAR Pantai Sayar: Zepi Ditemukan Meninggal di Tengah Laut

Operasi SAR Pantai Sayar: Zepi Ditemukan Meninggal di Tengah Laut

oleh
Operasi SAR Pantai Sayar: Zepi Ditemukan Meninggal di Tengah Laut
Tim SAR gabungan menemukan jasad Zepi Ardiansyah (7) pada Senin (22/12/2025) pukul 14.00 WIB, yang dilaporkan hilang sejak Sabtu (20/12/2025) siang di Pantai Sayar, Pekon Kota Karang, Kecamatan Pesisir Utara, Pesisir Barat, Lampung. Foto: Istimewa

DASWATI.ID – Perjuangan panjang tim pencarian dan pertolongan dalam upaya menemukan seorang bocah yang hanyut di Pantai Sayar, Pekon Kota Karang, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat, akhirnya menemui titik akhir yang memilukan.

Zepi Ardiansyah, bocah laki-laki berusia 7 tahun yang dilaporkan hilang sejak Sabtu (20/12/2025) siang, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (22/12/2025).

Peristiwa tragis ini bermula pada Sabtu siang sekitar pukul 13.00 WIB, saat korban sedang asyik bermain bersama temannya di bibir pantai.

Diduga kuat, Zepi terseret ombak yang datang tiba-tiba hingga tenggelam.

Kabar hilangnya Zepi memicu kepanikan warga dan pihak keluarga yang sempat melakukan pencarian mandiri sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Kantor SAR Lampung pada malam harinya.

Merespons laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Tanggamus segera bergerak dan tiba di lokasi pada Minggu (21/12/2025) dini hari untuk menyusun strategi bersama unsur SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Pesisir Barat, Polairud, hingga warga setempat.

Pencarian dilakukan tanpa kenal lelah; pada hari kedua, tim membagi kekuatan menjadi dua unit (SRU) untuk menyisir perairan menggunakan perahu karet dan memantau sepanjang bibir pantai.

Namun, hingga Minggu sore, laut belum memberikan tanda-tanda keberadaan sang bocah.

Memasuki hari ketiga, pencarian diperluas secara signifikan.

SRU laut menyisir area hingga radius 7 mil laut, sementara SRU darat berjalan menyusuri pantai sejauh 4 kilometer.

Titik terang akhirnya muncul pada pukul 14.00 WIB ketika seorang nelayan setempat melaporkan adanya jasad di laut.

Korban ditemukan mengapung sekitar 9 kilometer dari lokasi kejadian awal.

“Pada pukul 14.00 WIB korban tenggelam di Pantai Sayar ditemukan meninggal dunia sekitar 9 km dari lokasi kejadian,” kata Wadanpos SAR Tanggamus, Nico Saputra, mengonfirmasi penemuan tersebut, Senin (22/12/2025).

Nico mewakili Kepala Kantor SAR Lampung Deden Ridwansah menyatakan bahwa tim segera bergerak untuk mengevakuasi korban guna dibawa pulang ke rumah duka.

“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” ujar Nico.

Kantor SAR Lampung juga menyampaikan apresiasi mendalam atas solidaritas seluruh tim gabungan dan masyarakat yang telah bahu-membahu dalam misi kemanusiaan ini.

Meskipun berakhir duka, kepulangan Zepi memberikan kepastian bagi keluarga yang telah menanti di tengah ketidakpastian selama tiga hari terakhir.

Baca Juga: Operasi SAR KM Maulana-30: Area Pencarian 8 ABK Diperluas ke Tambling

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *