Lampung » Simfoni Radin Inten: Kala Seni Merajut Empati untuk Korban Bencana Sumatra

Simfoni Radin Inten: Kala Seni Merajut Empati untuk Korban Bencana Sumatra

oleh
Simfoni Radin Inten: Kala Seni Merajut Empati untuk Korban Bencana Sumatra
Asisten Teritorial (Aster) Kodam XXI/Radin Inten, Kolonel Anang Efendi. Foto: Istimewa

DASWATI.ID – Di tengah gema kepedulian terhadap sesama, Kodam XXI/Radin Inten bersiap menghadirkan sebuah perhelatan akbar yang memadukan kekayaan estetika budaya dengan misi kemanusiaan yang luhur.

Bertajuk “Pentas Seni dan Budaya Keberagaman,” acara ini dijadwalkan berlangsung pada 10 Januari 2026 mendatang sebagai wujud solidaritas bagi masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Sumatra (Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat).

Panggung Keberagaman Nusantara

Asisten Teritorial (Aster) Kodam XXI/Radin Inten, Kolonel Anang Efendi, menyampaikan acara yang akan dihelat di Lapangan Saburai Bandar Lampung mulai pukul 15.00 WIB dirancang sebagai ruang temu yang hangat antara TNI dan masyarakat melalui media seni budaya.

“Kegiatan ini disiapkan sebagai ajang hiburan yang sarat nilai sosial,” ujar dia dalam keterangannya pada Senin (5/1/2026).

Berbagai kekayaan tradisi Nusantara akan ditampilkan, mulai dari tari khas Lampung, Reog, Jatilan, hingga tari Bali, yang melambangkan semangat persatuan di tengah kebinekaan.

Memasuki malam hari, kemeriahan akan semakin terasa dengan alunan Campur Sari dan Dangdut, disusul dengan penampilan Tari Sigeh Pengunten dan Tari Prajurit dari Sanggar Wayang.

“Sebagai puncaknya, pagelaran Wayang Kulit dengan lakon “Bimo Krido” akan disuguhkan untuk menutup rangkaian kegiatan dengan pesan pengabdian yang mendalam,” kata Anang.

Aksi Kemanusiaan Berbasis Gotong Royong

Anang menjelaskan, lebih dari sekadar hiburan, pentas ini mengusung misi sosial yang kuat.

Kegiatan terbuka secara gratis bagi seluruh lapisan masyarakat agar mereka dapat hadir bersama keluarga untuk menikmati hiburan sekaligus berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan.

“Kami ingin masyarakat datang bersama keluarga, menikmati seni dan budaya, serta berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan dengan penuh keikhlasan,” ajak dia.

Meskipun akses masuk tidak dipungut biaya, panitia menyediakan wadah bagi masyarakat yang ingin memberikan donasi sukarela.

Seluruh hasil penggalangan dana tersebut akan disalurkan langsung untuk membantu kebutuhan korban bencana alam di Sumatra.

“Ini adalah wujud nyata gotong royong dan kepedulian sosial kita,” tegas Anang.

Mempererat Solidaritas Sosial

Selain menyajikan pertunjukan, panitia juga menyiapkan berbagai doorprize menarik guna meningkatkan antusiasme pengunjung.

Namun, harapan utama dari kegiatan ini adalah terciptanya momentum untuk memperkuat persaudaraan, menumbuhkan empati, dan memperkokoh solidaritas sosial di tengah keberagaman bangsa.

“Melalui seni dan budaya, kita bisa menjaga persaudaraan, menumbuhkan empati, dan memperkuat solidaritas sosial,” harap Anang.

Dengan harmoni seni ini, Kodam XXI/Radin Inten berupaya menyatukan hiburan dan kepedulian dalam satu panggung yang bermakna bagi seluruh rakyat.

Baca Juga: Garuda di Atas Pekon Umbar: Meniti Titian Harapan Baru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *