Peristiwa » Banjir Bandar Lampung: Dari Makam Pahlawan hingga Perumahan Warga

Banjir Bandar Lampung: Dari Makam Pahlawan hingga Perumahan Warga

oleh
Banjir Bandar Lampung: Dari Makam Pahlawan hingga Perumahan Warga
Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan banjir di beberapa wilayah Kota Bandar Lampung pada Kamis (8/1/2026). Foto: Istimewa

DASWATI.ID – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Bandar Lampung pada Kamis (8/1/2026), menyebabkan banjir yang meluas di berbagai titik.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Pusdalops BPBD Kota Bandar Lampung, hujan deras mulai terjadi pada pukul 17.00 WIB dan mengakibatkan luapan air di jalan serta pemukiman warga.

Humas BPBD Provinsi Lampung, Wahyu Hidayat, melaporkan bahwa setidaknya terdapat sembilan kecamatan yang terdampak oleh bencana ini.

Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Kedaton, Way Halim, Labuhan Ratu, Tanjungkarang Barat, Tanjungkarang Timur, Sukarame, Sukabumi, Kedamaian, dan Bumi Waras.

Kronologi dan Dampak Kejadian

Hujan deras yang berlangsung selama beberapa jam tersebut menyebabkan debit air meningkat drastis hingga meluap ke badan jalan, masuk ke dalam rumah warga, bahkan merendam area bisnis seperti kafe.

Dampak dari kejadian ini sangat dirasakan oleh masyarakat, di mana aktivitas warga dan pengendara sepeda motor menjadi lumpuh total akibat genangan air yang tinggi.

“Kondisi ini juga sangat mengganggu warga yang sedang sakit di dalam rumah karena air yang masuk ke area tempat tinggal mereka,” ujar Wahyu dalam laporannya, Jumat (9/1/2026).

Sebaran Wilayah Terdampak

Beberapa lokasi ikonik dan padat penduduk dilaporkan mengalami dampak yang signifikan, di antaranya:

  • Kecamatan Kedaton: Genangan air terpantau di Jalan Teuku Umar, tepat di depan Makam Pahlawan, serta beberapa pemukiman di Kelurahan Penengahan.
  • Kecamatan Way Halim: Meliputi area di Jalan Kimaja, Jalan Sultan Agung, hingga perumahan di Kelurahan Jagabaya II dan III.
  • Kecamatan Sukabumi: Air merendam kawasan pemukiman, termasuk Perumahan Rupi-Rupi Indah dan Perumahan Griya Elok 2.
  • Kecamatan Bumi Waras: Kawasan Kampung Karawang di Kelurahan Garuntang masih terpantau terdampak hingga Jumat dini hari pukul 02.50 WIB.

Secara keseluruhan, data menunjukkan puluhan Kepala Keluarga (KK) dan jiwa terdampak langsung, seperti di Kelurahan Sawah Lama (3 KK, 15 jiwa) dan Kelurahan Kalibalau Kencana (2 KK, 11 jiwa).

Aksi Cepat BPBD

Menanggapi situasi darurat ini, Tim TRC-PB BPBD Kota Bandar Lampung segera dikerahkan ke lokasi-lokasi terdampak untuk melakukan evakuasi bagi warga yang terjebak, pemantauan genangan air, serta peninjauan mendalam di titik-titik rawan.

“Tim terus bersiaga untuk memastikan keselamatan warga hingga kondisi kembali kondusif,” pungkas Wahyu.

Baca Juga: Krisis Iklim di Lampung: Ribuan Desa Berjuang Lawan Kelangkaan Air dan Gangguan Kesehatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *