Program MBG Bandar Lampung: 16 Dapur SPPG Kantongi SLHS

oleh
Berebut Dapur Gizi Gratis
Pelajar SD penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan beragam menu yang variatif. Dokumentasi Josua Napitupulu

DASWATI.ID – Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung resmi menerbitkan Sertifikasi Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi 16 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna menjamin keamanan pangan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Penyerahan sertifikat ini menjadi langkah awal pemenuhan standar kesehatan dari total ratusan dapur yang direncanakan beroperasi di wilayah tersebut.

Baca Juga: Tantangan Distribusi MBG: Temuan Makanan Basi di Perkotaan Lampung

Status Operasional dan Verifikasi Dapur

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi Temenggung Arsyad, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 101 dapur SPPG, di mana 94 unit telah beroperasi dan 7 unit lainnya masih dalam persiapan.

Meskipun baru 16 sertifikat yang terbit, sebanyak 21 dapur sebenarnya telah dinyatakan memenuhi syarat lengkap setelah melalui pemeriksaan laboratorium.

“Secara keseluruhan, ada 21 dapur yang sudah memenuhi syarat lengkap penerapan SLHS, namun baru 16 yang sertifikatnya sudah diterbitkan,” ujar Muhtadi di Bandar Lampung, Rabu (14/1/2026).

Sementara itu, 22 dapur lainnya masih dalam proses pengajuan, dan satu pengajuan terpaksa ditolak karena belum memenuhi ketentuan.

Standar Ketat Kesehatan Lingkungan

Penerbitan SLHS tidak dilakukan sembarangan, melainkan melalui serangkaian persyaratan ketat.

Muhtadi menjelaskan bahwa dapur harus memiliki Izin Layak Kesehatan Lingkungan (IKL), bangunan dengan ventilasi dan pencahayaan memadai, serta alur kerja yang bersih.

Hingga saat ini, sebanyak 76 dapur telah mengantongi IKL dan dinyatakan memenuhi syarat awal.

Selain infrastruktur fisik, kualitas sarana air bersih, sanitasi, dan peralatan pengolahan makanan yang tidak berkarat menjadi poin penilaian utama.

Seluruh produk makanan juga wajib lulus uji laboratorium untuk memastikan standar keamanan pangan tetap terjaga.

Kesiapan SDM dan Keamanan Konsumsi

Peningkatan kualitas tidak hanya menyasar aspek fasilitas, tetapi juga sumber daya manusia.

Saat ini, sebanyak 2.665 penjamah pangan di dapur SPPG telah mengikuti pelatihan khusus mengenai higiene dan sanitasi makanan serta diwajibkan menggunakan alat pelindung diri saat bekerja.

Baca Juga: Pasca-Keracunan Massal, Pemkot Bandar Lampung Latih Ratusan Penjamah Makanan

Upaya percepatan sertifikasi ini terus didorong untuk mendukung kesuksesan program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

“SLHS ini penting untuk memastikan makanan yang diberikan kepada penerima manfaat program MBG aman, sehat, dan layak konsumsi,” pungkas Muhtadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *