DASWATI.ID – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bandar Lampung mengoptimalkan penggunaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile Handheld untuk mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Krakatau 2026.
Pemanfaatan teknologi ini sebagai upaya memperkuat penegakan hukum di bidang lalu lintas, terutama pada lokasi-lokasi yang belum terjangkau oleh kamera ETLE statis.
Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung, AKP R. Manggala Agung, menjelaskan bahwa penggunaan sarana ini menjadi solusi modern dan transparan dalam menindak pelanggar lalu lintas.
“Dengan adanya sarana ETLE Handheld, kami dapat lebih maksimal dalam melakukan penegakan hukum di lapangan,” ujar AKP R. Manggala Agung, Senin (2/2/2026).
Melalui perangkat ETLE Handheld, petugas dapat memotret pelanggaran secara langsung di lapangan.
Data hasil tangkapan gambar tersebut kemudian terkirim secara real-time ke sistem pusat untuk diproses.
Secara otomatis, sistem akan mendeteksi berbagai informasi penting mulai dari nomor polisi kendaraan, identitas pemilik, jenis kendaraan, hingga jenis pelanggaran yang dilakukan.
Keunggulan utama dari teknologi ini adalah fleksibilitasnya yang memungkinkan petugas bergerak secara mobile.
Penindakan tetap dapat dilakukan secara optimal di wilayah-wilayah yang tidak memiliki infrastruktur kamera permanen.
Selain memperluas jangkauan, penerapan sistem elektronik ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme polisi sebagai bagian dari transformasi penegakan hukum yang lebih modern dan akurat.
Proses penindakan dilakukan secara digital tanpa adanya kontak langsung antara petugas dan pelanggar, sehingga meminimalisir potensi penyimpangan di lapangan.
Hal ini menjadi bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Selama berlangsungnya Operasi Keselamatan Krakatau 2026, mulai 2 hingga 15 Februari, pihak kepolisian akan terus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
Penggunaan ETLE Handheld diharapkan efektif dalam menekan angka pelanggaran serta meningkatkan disiplin para pengguna jalan.
Tujuan akhir dari optimalisasi teknologi ini adalah menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di seluruh wilayah hukum Polresta Bandar Lampung.
Baca Juga: Tim SAR Terjang Badai Demi Cari Nelayan Hilang di Perairan Dente Teladas

