Nasional » Pemudik Angkutan Umum Lebaran Tembus 10,8 Juta Orang

Pemudik Angkutan Umum Lebaran Tembus 10,8 Juta Orang

oleh
Dirjen Hubdat Imbau Pemilir Hindari Puncak Arus Balik 24 Maret
Kedatangan penumpang di Terminal Tipe A Rajabasa Provinsi Lampung, Kota Bandar Lampung, melonjak siginifikan pada puncak arus mudik Lebaran 1447 H/2026 M, Kamis (19/3/2026) sore. Foto: Josua Napitupulu

DASWATI.ID – Pemudik angkutan umum Lebaran 2026 melonjak 8,58% hingga tembus 10,8 juta orang. Kereta api mendominasi pilihan warga dengan total 3,3 juta penumpang.

Kementerian Perhubungan melalui Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 mencatat lonjakan penumpang angkutan umum yang signifikan selama masa mudik Lebaran 2026.

Sejak H-8 (13 Maret) hingga hari H Lebaran (21 Maret), total pemudik yang menggunakan transportasi umum mencapai 10.887.584 orang.

Angka ini naik sebesar 8,58% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025 yang berjumlah 10.027.482 orang.

Lonjakan Penumpang di Berbagai Moda

Hampir seluruh moda transportasi mengalami peningkatan jumlah penumpang yang cukup besar.

Angkutan penyeberangan mencatat kenaikan tertinggi, yaitu 14,01%, dengan total 2.664.004 penumpang.

Pemudik Angkutan Umum Lebaran Tembus 10,8 Juta Orang

Sementara itu, moda kereta api tetap menjadi primadona dengan jumlah penumpang mencapai 3.349.343 orang, naik 13,46% dari tahun sebelumnya.

Angkutan bus juga tumbuh 9,37% dengan mengangkut 1.693.931 orang, sedangkan angkutan udara melayani 2.397.192 penumpang.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik, Ernita Titis Dewi, menjelaskan kondisi di lapangan tetap terjaga.

“Pemudik dengan angkutan umum hingga hari Lebaran masih cukup tinggi, tetapi masih tetap terkendali. Moda transportasi terbanyak yang digunakan masih dengan moda kereta api,” ujar Ernita dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (22/3/2026).

Pantauan Arus Kendaraan dan Kinerja Transportasi

Selain penumpang angkutan umum, pergerakan kendaraan pribadi di jalan tol dan jalur arteri tetap tinggi.

Pada hari H Lebaran saja, tercatat 380.753 kendaraan bergerak keluar dan masuk di gerbang Tol Jabodetabek.

Di jalur arteri, jumlah kendaraan yang keluar dari wilayah Jabodetabek mencapai 601.275 unit.

Puncak Mudik 18 Maret: Volume Tol Terpeka Naik 88% dari Normal
Gerbang Tol Kayu Agung. Dokumentasi PT Hutama Karya (Persero)

Dari sisi ketepatan waktu, kereta api antarkota menunjukkan kinerja terbaik dengan tingkat OTP (On Time Performance) mencapai 97,70%.

Moda angkutan laut juga tampil prima dengan OTP 95,92%. Namun, angkutan darat (bus) mencatat OTP sebesar 64,97% dan penerbangan internasional sebesar 69,31% pada hari H Lebaran.

Imbauan Persiapan Arus Balik

Pemerintah kini mulai fokus mengantisipasi arus balik yang diprediksi mencapai puncaknya pada 24 Maret 2026 (H+3).

Kemenhub meminta masyarakat untuk merencanakan perjalanan pulang lebih awal demi menghindari kepadatan di jalan maupun simpul transportasi.

Ernita Titis Dewi mengingatkan masyarakat agar selalu waspada dan tertib.

“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan arus balik lebih awal menghindari waktu-waktu puncak. Kepatuhan terhadap arahan petugas di lapangan menjadi kunci kelancaran dan keselamatan,” tegas dia.

Ia juga berpesan agar pemilir atau masyarakat yang kembali seusai mudik lebaran memastikan kondisi fisik tetap prima dan hanya menggunakan angkutan umum yang resmi serta berizin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *