DASWATI.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesawaran menggelar debat kandidat PSU (Pemungutan Suara Ulang) Pilkada Pesawaran 2024 di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Minggu (18/5/2025) siang.
Namun, acara ini menuai kekecewaan dari sejumlah jurnalis Bandar Lampung karena akses peliputan dibatasi ketat.
Debat ini menjadi ajang adu gagasan bagi dua pasangan calon (paslon) peserta PSU, yakni Paslon Nomor Urut 1 Supriyanto – Suriansyah dan Paslon Nomor Urut 2 Nanda Indira – Antonius Muhammad Ali.
Pantauan di lokasi, kedua paslon beserta tim pemenangan telah hadir sejak pukul 12.45 WIB.
Lokasi debat dijaga ketat oleh aparat penegak hukum dari Polres Pesawaran dan TNI, lengkap dengan anjing penjaga serta road barrier di setiap pintu masuk.
Sejumlah jurnalis dari media lokal dan nasional dilarang masuk ke ruang debat.
Petugas keamanan menyampaikan bahwa hanya tamu dengan undangan resmi dan tanda pengenal khusus dari KPU yang diperbolehkan masuk.
“Perintah Kapolres, yang boleh masuk hanya yang punya undangan resmi. Kalau tidak ada ID Card dari KPU, tidak boleh masuk. Nanti ada doorstop konferensi pers setelah debat selesai,” ujar seorang petugas kepolisian kepada jurnalis yang terhalang di luar road barrier.
Baca Juga: AJI Prihatin Pembatasan Jurnalis Liput Debat PSU Pesawaran
Para jurnalis pun menyampaikan kekecewaan mereka karena acara ini semestinya terbuka kepada publik.
“Kami merasa kecewa karena mau liputan, perlu ambil foto dari dalam,” ungkap seorang jurnalis.
Jurnalis lainnya menambahkan bahwa hanya perwakilan jurnalis dari organisasi profesi yang mendapat undangan untuk masuk.
“Infonya yang bisa masuk itu organisasi profesi. Kita yang mau liput bagaimana?” sesal dia dengan nada kecewa.
Kekecewaan bertambah karena tidak ada fasilitas layar monitor di luar gedung untuk menyaksikan jalannya debat di Ballroom Emersia.
“Di sini juga tidak ada layar untuk nonton debat dari luar. Bingung juga kami,” keluh jurnalis lain.
Hingga berita ini diturunkan, para jurnalis hanya bisa menunggu sesi doorstop pascadebat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Debat PSU Pesawaran 2025 Disiarkan Langsung
Ketua KPU Pesawaran, Fery Ikhsan, mengumumkan bahwa debat akan disiarkan langsung melalui TVRI, RRI, dan kanal YouTube KPU Kabupaten Pesawaran.
“Debat terbuka ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyaksikan secara langsung visi, misi, dan program kerja masing-masing pasangan calon,” ujar Fery.
Ia menyampaikan debat ini disusun oleh tim perumus yang terdiri dari akademisi ternama, di antaranya Dr. Bartoven Vivit Nurdin, M.Si., Prof. Dr. Ari Darmastuti, M.A., dan Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A.
Sementara itu, panelis yang akan mengawal jalannya debat yakni Ahmad Syarifudin, M.H., Dr. Fathul Mu’in, M.Hi., dan Dr. Roby Cahyadi Kurniawan.
Debat dipandu oleh dua moderator, Salwa Sakinah dan Nico Anggayu, yang juga berlatar belakang akademisi.
Fery menjelaskan, debat ini sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2024 dan Keputusan KPU RI Nomor 1363 Tahun 2024 tentang Pelaksanaan Kampanye.
Ia berharap masing-masing pasangan calon memanfaatkan kesempatan ini untuk meyakinkan pemilih dengan menyampaikan visi, misi, dan program kerja mereka.
“Semoga debat ini memberikan edukasi politik dan komunikasi yang baik kepada masyarakat Pesawaran,” tambah dia.
KPU juga mengajak masyarakat Pesawaran yang terdaftar sebagai pemilih per 27 Februari 2024 untuk menggunakan hak pilihnya pada hari pemungutan suara ulang, Sabtu, 24 Mei 2025, pukul 07.00-13.00 WIB.
“Mari gunakan hak pilih dengan bijak sesuai hati nurani. Satu suara sangat berarti dan bernilai sama bagi siapa pun. Pilihan kita menentukan masa depan Pesawaran,” tutup Fery.
Baca Juga: Debat PSU Pilkada Pesawaran: Siapa Paling Visioner?

