Lampung » Dirbinmas Polda Lampung Indra Napitupulu Wujudkan Sinergi Kamtibmas Tanpa Sekat

Dirbinmas Polda Lampung Indra Napitupulu Wujudkan Sinergi Kamtibmas Tanpa Sekat

oleh
Dirbinmas Polda Lampung Indra Napitupulu Wujudkan Sinergi Kamtibmas Tanpa Sekat
Dirbinmas Polda Lampung, Kombes Pol. AF Indra Napitupulu SIK, bersama komunitas ojol Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Provinsi Lampung di Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Selasa (20/1/2026) sore. Foto: Josua Napitupulu

DASWATI.ID – Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Lampung, Kombes Pol. AF Indra Napitupulu SIK, melakukan langkah proaktif dalam memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan menemui komunitas ojek online (ojol) di wilayah Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, pada Selasa (20/1/2026) sore.

Pertemuan yang berlangsung hangat di warung kopi sederhana yang menjadi shelter komunitas Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Provinsi Lampung tersebut bertujuan untuk mendengarkan langsung aspirasi serta harapan para pengemudi ojol.

Indra Napitupulu menegaskan bahwa Binmas berkomitmen untuk menebarkan kebaikan di tengah masyarakat melalui kemitraan yang inklusif.

Ia memandang ojol sebagai mitra strategis karena memiliki mobilitas tinggi, jangkauan luas, dan kedekatan dengan teknologi dalam aktivitas keseharian mereka.

“Kami ingin menjalin kemitraan dengan seluruh kelompok masyarakat. Kita bisa berdiskusi terkait persoalan yang dihadapi kawan-kawan ojol dan apa yang bisa dikoordinasikan,” ujar Indra.

Dalam dialog tersebut, Ketua Garda Lampung, Alex Chandra, mengungkapkan bahwa komunitasnya memiliki sekitar 1.200 anggota yang tersebar di berbagai wilayah mulai dari Bandar Lampung, Lampung Selatan, Pringsewu, Pesawaran, Lampung Utara, hingga Kota Metro.

Alex pun menyampaikan harapan agar disediakan shelter khusus ojol di seputaran Terminal Tipe A Rajabasa Bandar Lampung.

Selain kebutuhan infrastruktur, para pengemudi juga mengharapkan adanya peningkatan kapasitas diri.

Sekretaris Garda, Arif, mengusulkan penyelenggaraan pelatihan pertolongan pertama agar para pengemudi ojol dapat memberikan bantuan awal kepada korban kecelakaan di jalan sebelum bantuan medis atau petugas Kepolisian tiba di lokasi.

Terkait situasi keamanan, Ketua Satgas Garda Provinsi Lampung, Mulyadi, menuturkan bahwa tantangan utama yang dihadapi pengemudi saat ini adalah maraknya kasus kehilangan sepeda motor.

Ia menekankan pentingnya pihak kepolisian memberikan sosialisasi dan pemanfaatan aplikasi darurat seperti Police 110 atau Polisi Mobile bagi driver ojol guna mempercepat pelaporan kejadian yang mengganggu ketertiban.

Merespons harapan pada driver ojol, Indra Napitupulu berharap sinergi yang telah terjalin baik selama ini dapat terus diperkuat melalui koordinasi yang terstruktur agar menjadi model pemberdayaan masyarakat yang efektif dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib bagi semua pihak.

Indra meyakini kolaborasi tanpa sekat antara Polri dan ekosistem ojol adalah kunci dalam memelihara situasi Kamtibmas yang kondusif di Provinsi Lampung.

“Terkait harapan adanya shelter khusus di seputaran Terminal Rajabasa, kami mencatat hal ini sebagai kebutuhan penting untuk koordinasi di lapangan. Kami akan mengupayakan koordinasi lebih lanjut agar rekan-rekan memiliki posko bersama yang representatif dalam menunjang aktivitas sehari-hari,” pungkas dia.

Baca Juga: Kombes Indra Napitupulu Perkuat Kemitraan Strategis Polda dan Senkom

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *