Gebrakan Unila: 34 Ormawa Dilantik demi Kejar Target Top Ten University

oleh
Gebrakan Unila: 34 Ormawa Dilantik demi Kejar Target Top Ten University
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unila, Prof. Dr. Sunyono, M.Si., melantik pengurus 34 Ormawa tahun 2026 di Aula Fakultas Pertanian, Bandar Lampung, Kamis (12/2/2026). Dokumentasi Unila

DASWATI.IDUniversitas Lampung (Unila) resmi melantik pengurus 34 Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) tahun 2026 di Aula Fakultas Pertanian, Kamis (12/2/2026).

Pelantikan ini menjadi langkah strategis universitas dalam memperkuat sinergi mahasiswa untuk mendongkrak reputasi kampus di tingkat nasional.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Sunyono, memimpin langsung prosesi tersebut.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa ke-34 ormawa yang dilantik merupakan kekuatan besar untuk menggerakkan perubahan, inovasi, dan prestasi bagi Unila.

Unila kini menetapkan standar tinggi bagi seluruh pengurus organisasi. Prestasi mahasiswa dinilai memiliki peran vital dalam pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU).

Prof. Sunyono menekankan bahwa budaya berprestasi di tingkat nasional dan internasional harus menjadi landasan setiap program kerja.

“Jika kita memiliki target besar untuk membawa Universitas Lampung masuk dalam jajaran Top Ten University, maka prestasi mahasiswa tidak lagi menjadi pilihan, tetapi menjadi keharusan,” tegas Prof. Sunyono di hadapan para pengurus.

Setiap program kerja ormawa kini dituntut memiliki luaran yang jelas, terukur, dan berdampak nyata terhadap peningkatan peringkat universitas.

Suntikan Dana Rp30 Juta per Subproposal

Guna mendukung komitmen tersebut, Unila mewajibkan seluruh ormawa mengajukan subproposal Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) pada tahun 2026.

Kampus menyiapkan dukungan pendanaan yang signifikan untuk memfasilitasi kreativitas mahasiswa.

Setiap ormawa berkesempatan mengajukan pendanaan maksimal hingga Rp30.000.000 per subproposal.

Dana ini diharapkan dapat dioptimalkan untuk merancang program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang inovatif serta kompetitif di level nasional.

Direktorat Kemahasiswaan berkomitmen memberikan pendampingan intensif agar proposal yang diajukan memenuhi standar nasional.

Selain itu, para pengurus diharapkan mampu membangun kolaborasi lintas fakultas dan mengelola organisasi secara profesional serta akuntabel.

Menutup arahannya, Prof. Sunyono mengingatkan bahwa kesuksesan universitas bergantung pada kerja sama tim.

“Kampus unggul tidak lahir dari kerja individu, melainkan dari sinergi kolektif antara pimpinan universitas, fakultas, pembina, dan mahasiswa dalam satu visi yang sama,” pungkas dia.

Pelantikan ini diakhiri dengan penyerahan amanah kepada para pengurus untuk menjalankan tugas dengan penuh integritas demi kejayaan almamater.

Baca Juga: Restorasi Lampung: Kirim Pemuda ke Jepang, Pulang Bawa Perubahan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *