Ekonomi » Geliat Transportasi Lampung: Sektor Laut dan Udara Tumbuh

Geliat Transportasi Lampung: Sektor Laut dan Udara Tumbuh

oleh
KMP Dalom 1 Resmi Berlayar di Lintas Sumatra–Jawa
Pemprov Lampung meluncurkan Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Dalom 1 di Dermaga Eksekutif Bakauheni, Lampung Selatan, pada Jum’at (14/11/2025). Foto: Istimewa

DASWATI.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung melaporkan perkembangan positif pada sektor transportasi antarmoda untuk periode November 2025 pada Senin (5/1/2026) secara daring melalui kanal YouTube BPS Provinsi Lampung.

Laporan ini mencerminkan peningkatan mobilitas penduduk melalui berbagai moda transportasi yang menjadi urat nadi perekonomian di wilayah Bumi Ruwa Jurai tersebut.

Lonjakan Signifikan pada Sektor Laut

Statistisi Ahli Muda BPS Provinsi Lampung, Muhammad Sabiel Adi Prakasa, menyampaikan sektor transportasi laut mencatatkan pertumbuhan yang paling mencolok dibandingkan moda lainnya.

Berdasarkan data, jumlah penumpang angkutan laut pada November 2025 tercatat sebanyak 44.436 orang.

Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 4,33 persen dibandingkan bulan sebelumnya (month-to-month). Secara tahunan (year-on-year), sektor ini mengalami lonjakan signifikan sebesar 20,83 persen dibandingkan periode November 2024.

Pertumbuhan Stabil di Sektor Udara dan Rel

Meskipun terdapat fluktuasi bulanan, moda transportasi udara dan kereta api tetap mencatatkan pertumbuhan secara tahunan:

1. Angkutan Udara: Jumlah keberangkatan penumpang pada November 2025 mencapai 52.102 orang.

Walaupun mengalami penurunan sebesar 2,77 persen jika dibandingkan dengan Oktober 2025, angka ini tetap tumbuh sebesar 4,52 persen dibandingkan November 2024.

2. Angkutan Kereta Api: Moda ini melayani 72.025 orang selama November 2025.

Serupa dengan angkutan udara, terdapat penurunan tipis sebesar 0,81 persen secara bulanan, namun tetap tumbuh 0,86 persen secara tahunan.

Korelasi dengan Sektor Pariwisata

Geliat transportasi ini sejalan dengan tren positif pada industri akomodasi di Lampung.

Menurut BPS Lampung, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang mencapai 48,93 persen pada November 2025, yang berarti naik 1,67 persen poin secara bulanan.

Hotel non-bintang juga mengalami kenaikan okupansi sebesar 1,70 persen poin menjadi 25,60 persen.

Peningkatan aktivitas pariwisata dan bisnis di penghujung tahun ini menjadi salah satu pendorong utama terjaganya dinamika transportasi di daerah tersebut.

Secara keseluruhan, pertumbuhan transportasi di Lampung pada November 2025 menunjukkan bahwa konektivitas antarwilayah semakin kuat, yang didorong oleh mobilitas masyarakat baik untuk keperluan bisnis maupun wisata.

Baca Juga: KMP Dalom 1 Resmi Berlayar di Lintas Sumatra–Jawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *