DASWATI.ID – Bendi Juantara, S.IP., M.A., dosen aktif Jurusan Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Lampung (Unila), sukses mengukir prestasi gemilang dengan dinobatkan sebagai peserta terbaik dalam ajang Sekolah Kepemimpinan Nasional (SKN) 2025.
Pengukuhan tersebut berlangsung khidmat di Yogyakarta pada Minggu (15/2/2026) dalam acara yang diselenggarakan oleh Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Bendi menonjol sebagai satu-satunya delegasi dari Provinsi Lampung yang berhasil lolos seleksi ketat sejak tahap awal.
Dari total 150 pendaftar di seluruh Indonesia, ia terpilih masuk dalam 54 peserta Batch 1 setelah melewati seleksi administrasi dan wawancara pada Oktober 2025.
Setelah melalui proses pendidikan yang intensif bersama 57 peserta lainnya, Bendi menjadi bagian dari 23 lulusan terbaik yang dikukuhkan langsung oleh jajaran pimpinan PP Muhammadiyah.

Wadah Kaderisasi Pemimpin Berintegritas
Program SKN 2025 merupakan inisiatif strategis yang dirancang untuk memperkuat kapasitas kebijakan publik, integritas, serta visi kebangsaan para pesertanya.
Kegiatan ini resmi dibuka pada 11 November 2025 di Sleman, Yogyakarta, dengan dihadiri oleh berbagai tokoh pimpinan Muhammadiyah serta para legislator dari tingkat pusat hingga daerah.
Bagi Bendi, pengalaman ini merupakan ruang pembelajaran krusial untuk memperdalam perspektif kepemimpinan yang mengombinasikan nilai keislaman dan kebangsaan.
Ia berhasil menyisihkan puluhan peserta lain melalui dedikasi dan performa yang konsisten selama masa pendidikan.
Membawa Nama Baik Daerah
Menanggapi capaian luar biasa ini, Bendi Juantara menyampaikan rasa syukurnya. Ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakan buah dari dukungan kolektif berbagai pihak di Lampung.
“Alhamdulillah, ini bukan hanya capaian pribadi, tetapi juga membawa nama baik Lampung. Terima kasih atas dukungan pimpinan dan seluruh pihak yang telah mendoakan,” ujar Bendi dalam keterangannya.
Keberhasilan akademisi muda Unila ini diharapkan mampu menjadi pemantik motivasi bagi kader dan akademisi lain di Lampung untuk terus meningkatkan kapasitas kepemimpinan.
Prestasi ini membuktikan bahwa putra daerah mampu bersaing secara kompetitif dan memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan kepemimpinan di tingkat nasional.
Baca Juga: Mengukir Masa Depan Lampung Lewat Ekonomi dan Manusia

