DASWATI.ID – Pemerintah Indonesia kirim bantuan kemanusiaan ke Myanmar pasca-gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang negara tersebut pada 28 Maret 2025.
Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI Donny Ermawan Taufanto memimpin Apel Kesiagaan Satgas Kemanusiaan ke Myanmar di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin (31/3/2025).
Bantuan seberat 12 ton dan 37 personel diberangkatkan menggunakan pesawat Hercules A-1342 pukul 15.40 WIB untuk membantu korban gempa bumi di Myanmar.
Pesawat yang dipimpin Kolonel Penerbang Beni Aprianto itu membawa truk, genset, tenda, sarung, biskuit, makanan siap saji, pakaian, selimut, mie instan, serta tim aju dari Kementerian Pertahanan, BNPB, Basarnas, Marinir, dan Kopasgat.
Bantuan ini dijadwalkan tiba di Nay Pyi Taw International Airport untuk mendukung penanggulangan bencana.
Wamenhan Donny menyatakan, pengiriman bantuan ini merupakan wujud solidaritas Indonesia atas arahan Presiden RI.
Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa tugas kemanusiaan ini adalah kehormatan bagi prajurit TNI, petugas BNPB, Basarnas, Kementerian Kesehatan, dan Baznas yang terlibat dalam operasi militer selain perang (OMSP).
“Saya ucapkan terima kasih atas dedikasi kalian yang tetap menjalankan tugas negara di tengah cuti Lebaran. Laksanakan dengan sebaik-baiknya demi keberhasilan misi,” ujarnya usai memeriksa kesiapan satgas dan logistik.
Indonesia kirim bantuan kemanusiaan ke Myanmar pasca-gempa.
Gempa bumi di Myanmar telah menewaskan sekitar 1.700 orang dan melukai ribuan lainnya.
Bantuan ini merupakan bagian dari tanggung jawab Indonesia sebagai anggota ASEAN untuk membantu negara-negara tetangga yang mengalami bencana, dan diharapkan dapat segera memenuhi kebutuhan mendesak para korban.
Dengan bantuan ini, Indonesia menegaskan komitmennya dalam penanganan bencana regional sekaligus memperkuat kerja sama internasional di bidang kemanusiaan.
Baca Juga: Prabowo dan Gibran Salat Idulfitri di Masjid Istiqlal

