Politik » Janji-janji Populis Muncul dalam Debat Pamungkas Pilkada Bandarlampung

Janji-janji Populis Muncul dalam Debat Pamungkas Pilkada Bandarlampung

oleh
Paslon Wali Kota Bandarlampung Bertekad Berantas Korupsi Bersama Prabowo
Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandarlampung Nomor Urut 2 Eva Dwiana-Deddy Amarullah mengikuti debat terbuka antarpaslon di Ballroom Swiss-Belhotel, Bandarlampung, Jumat (15/11/2024). Foto: Josua Napitupulu

DASWATI.ID – Janji-janji populis muncul dalam debat pamungkas Pilkada Bandarlampung 2024 dari pasangan calon wali kota/wakil wali kota.

Pasangan Calon Wali Kota/Wakil Wali Kota Bandarlampung, baik Nomor Urut 1 maupun 2, menggunakan janji-janji ini untuk menarik suara pemilih pada hari pemungutan suara 27 November 2024.

Janji-janji populis muncul dalam Segmen Penutup Debat Publik Kedua Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandarlampung 2024 di Ballroom Swiss-Belhotel Lampung, Kota Bandarlampung, Jumat (15/11/2024).

Baca Juga: PKS Usulkan Sejumlah Program Prioritas dalam APBD Bandarlampung 2025

Paslon Wali Kota/Wakil Wali Kota Bandarlampung Nomor Urut 1, Reihana dan Aryodhia Febriansya SZP, menyampaikan janji politik yang bersifat populis dengan anggaran yang terbilang fantastis.

“Kami secara bertahap menaikkan anggaran untuk kecamatan dua kali lipat menjadi Rp2 miliar, dan anggaran Rp1 miliar untuk kelurahan,” ujar Reihana.

Reihana juga berjanji menaikkan gaji RT dengan tambahan Rp1 juta per bulan.

“Juga insentif untuk marbot yang katanya sudah tidak ada, kami akan melakukan kembali, dan insentif imam masjid,” kata dia.

Sengkarut Pengelolaan Pesisir Bandarlampung Terungkap dalam Debat Pilkada
KPU Kota Bandarlampung memfasilitasi Debat Publik Kedua Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandarlampung 2024 dengan tema “Sinergi dan Harmonisasi Pembangunan Kota Bandarlampung dalam Memperkokoh NKRI” di Ballroom Swiss-Belhotel Lampung, Kota Bandarlampung, dan disiarkan langsung oleh TVRI, Jumat (15/11/2024). Foto: Tangkapan Layar

Dan dalam waktu lima tahun, Reihana-Aryodhia akan menyiapkan satu masjid satu hafiz.

“Kami akan adakan program haji gratis bukan hanya umroh,” lanjut Reihana.

Kemudian, Reihana menyampaikan delapan program kartu yakni Kartu Tunjangan Aspirasi Guru dan Dosen; Kartu Kinerja untuk Pekerja Pers; Kartu Majelis Taklim Ibu; Kartu Bahagia Ibu; Kartu Sembako Keluarga; Kartu Gizi Anak; Kartu Pintar Mahasiswa; dan Kartu Sejahtera Buruh.

“Tanpa adanya dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak, tentu visi kami menjadikan Kota Bandarlampung menjadi Kota Metropolitan akan mengalami hambatan,” kata Reihana.

Baca Juga: Aryodhia Bertanya Soal Kolaborasi Penta Helix, Eva Dwiana: kami sudah membangun

Janji-janji populis muncul dalam debat pamungkas Pilkada Bandarlampung 2024.

Paslon Nomor Urut 2 yang merupakan calon petahana mengajak masyarakat Bandarlampung untuk menyalurkan hak pilihnya pada hari pemungutan suara Rabu, 27 November 2024.

“Jangan lupa tanggal 27 November 2024, datang beramai-ramai ke TPS, coblos Nomor 2 Eva-Deddy, lanjutkan program untuk masyarakat lebih sejahtera,” ujar Eva Dwiana.

Paslon Wali Kota Bandarlampung Bertekad Berantas Korupsi Bersama Prabowo
Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandarlampung Nomor Urut 1 Reihana-Aryodhia Febriansya SZP mengikuti debat terbuka antarpaslon di Ballroom Swiss-Belhotel, Bandarlampung, Jumat (15/11/2024). Foto: Josua Napitupulu

Dalam pernyataan penutupnya, Eva Dwiana menyampaikan kabar baik kepada masyarakat Kota Bandarlampung.

“Khusus warga Bandarlampung, kita dari Ombudsman mendapatkan Predikat Terbaik untuk Pelayanan Publik 93,97%. Ini tingkat kualitas Pelayanan Publik tertinggi yang diraih oleh Pemerintah Kota Bandarlampung,” kata dia.

Eva mengatakan pencapaian tersebut sebagai penghargaan dalam menjalankan amanah masyarakat Kota Bandarlampung.

“Insyaallah jika Paslon Nomor Urut 2 Eva-Deddy ditetapkan oleh KPU sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih 2024-2029, maka kami dalam waktu selamat-lambatnya 2×24 jam akan mendatangi Ibu Reihana dan Mas Yodhi untuk mengajak bersama membangun Kota Bandarkampung yang kita cintai,” ujar Eva.

Sementara Deddy Amarullah berjanji melakukan terobosan-terobosan baru untuk menjawab permasalahan dari program sebelumnya.

“Ada inovasi-inovasi baru yang akan kita laksanakan. Kami juga sudah menginventarisir permasalahan-permasalahan yang segera kita tindak lanjuti. Oleh karena itu, jangan ragu, ingat-ingat Nomor 2, tanggal 27 November coblos Nomor 2,” pungkas dia.

Baca Juga: Sengkarut Pengelolaan Pesisir Bandarlampung Terungkap dalam Debat Pilkada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *