DASWATI.ID – Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Lampung, Kombes Pol. AF Indra Napitupulu SIK, mempertegas komitmennya untuk mempererat hubungan dengan Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri Provinsi Lampung.
Langkah ini diambil guna memperkuat pilar pembinaan masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan pendekatan yang lebih humanis.
“Senkom merupakan mitra strategis yang memiliki peran vital dalam mendukung tugas pokok Polri,” kata Indra dalam pertemuan yang digelar di Kota Bandar Lampung pada Selasa (20/1/2026) sore.
Ia berharap semangat kemitraan profesional yang berbasis pada kepercayaan masyarakat dan prinsip kerja presisi dapat terus ditingkatkan.
“Situasi kamtibmas di Lampung sudah bagus. Kami mengapresiasi peran serta Senkom, termasuk dalam pemanfaatan teknologi untuk koordinasi dan pelaporan real-time,” ujar Indra saat berdialog dengan pengurus Senkom.
Sinergi antara Polda Lampung dan Senkom kini semakin modern dengan dukungan teknologi Senkom Digital Communication (SDC).
Sekretaris Senkom Lampung, Joni Ahmad Saputra, M.Pd., memperkenalkan aplikasi berbasis VoIP ini yang memiliki semboyan “Menembus Jarak Tanpa Batas”.
Aplikasi SDC dirancang agar dapat diakses melalui berbagai perangkat seperti smartphone dan PC guna mendukung tugas pengamanan serta penanganan bencana.
“Keunggulan utamanya terletak pada fitur cerdas yang mampu membedakan suara utama dari kebisingan latar belakang, sehingga informasi yang disampaikan tetap jernih,” jelas Joni.
Ketua Senkom Mitra Polri Lampung, Drs. H. Tugiran Adi, menjelaskan bahwa organisasi yang berdiri sejak 2006 di Lampung ini telah berkembang pesat.
Saat ini, terdapat sekitar 7.000 anggota yang tersebar di 15 kabupaten/kota di seluruh Lampung.
“Dari jumlah tersebut, sekitar 2.000 orang merupakan anggota aktif yang siap setiap hari, sementara sisanya berstatus siaga,” ungkap Tugiran.
Selain bermitra dengan kepolisian, relawan Senkom juga aktif menjalin kerja sama dengan TNI, Basarnas, dan BPBD.
Mereka tidak hanya berfokus pada isu kriminalitas seperti pencurian kendaraan bermotor, tetapi juga terjun langsung dalam aksi sosial seperti penanggulangan bencana serta pengamanan mudik Lebaran, Natal, dan Tahun Baru.
Meskipun bergerak cepat secara digital, Senkom tetap mengedepankan akurasi informasi. Kabiro Perlengkapan Senkom Lampung, Agus Edi Suroso, menekankan pentingnya validasi data.
“Setiap informasi yang dibagikan oleh anggota wajib terkonfirmasi kebenarannya atau berstatus A1 sebelum diteruskan kepada pihak berwenang,” kata Agus.
Kedisiplinan ini menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem keamanan yang responsif dan dapat diandalkan oleh masyarakat luas.
Baca Juga: Polda Lampung-FKUB: Sinergi Kelola Keragaman “Indonesia Mini”

