DASWATI.ID – Kontingen olahraga mahasiswa Provinsi Lampung secara resmi dilepas untuk berkompetisi dalam Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) 2025.
Ajang olahraga antar mahasiswa tingkat nasional ini akan diselenggarakan di dua kota di Jawa Tengah, yaitu Semarang dan Solo, pada tanggal 19 hingga 28 September 2025.
Pelepasan kontingen dilakukan secara simbolis oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, di Aula Fakultas Pertanian Universitas Lampung pada Jumat (12/9/2025).
Acara pelepasan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Rektor Universitas Lampung Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, Ketua Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) Lampung Prof. Sunyono, serta para pimpinan dari 17 perguruan tinggi di Lampung yang mengirimkan atlet-atletnya.
Kontingen Lampung akan dipimpin langsung oleh Ketua Bapomi Lampung, Prof. Sunyono, dengan Dr. Eva Olia (Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Metro) sebagai Ketua Kontingen.
Sementara itu, Sri Sulastuti, akan bertindak sebagai koordinator di Semarang, dan Drh. Madi Hartono sebagai koordinator di Solo.
Lampung mengirimkan total 194 atlet, 35 pelatih, dan 40 ofisial untuk berlaga di 17 cabang olahraga.
Jumlah personel ini mengalami pengurangan dari rencana awal 207 orang, dikarenakan tim basket Universitas Bandar Lampung (UBL) batal berangkat.
Dalam sambutannya, Taufik Hidayat menyampaikan penghargaan tinggi kepada pimpinan perguruan tinggi, pelatih, dan pendamping atas dedikasi mereka dalam membina atlet mahasiswa.
“Saya ingin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan perguruan tinggi yang mendukung pembinaan olahraga di kampus, serta kepada pelatih yang telah menempa atlet hingga siap berlaga,” ujar Taufik.
Ia menegaskan bahwa POMNAS tidak hanya sekadar ajang menang atau kalah, melainkan sebuah arena untuk menunjukkan sportivitas, semangat juang, kerja sama tim, dan prestasi.
Taufik juga berpesan kepada para atlet agar senantiasa menjaga nama baik diri, kampus, dan daerah, mengingat mereka adalah duta olahraga Lampung. “Tampilkan kemampuan terbaik, karena hasil tidak akan mengkhianati proses,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan bahwa beberapa atlet bela diri Lampung yang berlaga di POMNAS ini nantinya akan kembali mewakili daerah pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri yang akan digelar di Kudus, Jawa Tengah, pada Oktober mendatang.
“Saya berpesan manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, bertanding dengan semangat juang, jaga disiplin, integritas, dan sportivitas. Yang terpenting, junjung tinggi nama baik Provinsi Lampung dan almamater masing-masing,” tegas Taufik.
Lampung akan berpartisipasi dalam 17 cabang olahraga resmi, yakni Atletik, Bulutangkis, Bola Basket, Bola Voli Indoor, Bola Voli Pasir, Catur, Karate, Panahan, Petanque, Pencak Silat, Panjat Tebing, Renang, Sepak Takraw, Tenis Lapangan, Tarung Drajat, Taekwondo, dan Wushu.
Selain itu, kontingen Lampung juga akan mengikuti empat cabang olahraga eksibisi, yaitu Sepatu Roda, Pickleball, Woodball, dan Kabaddi.
Penyelenggaraan POMNAS 2025 akan terbagi di dua lokasi: Semarang menjadi tuan rumah untuk 13 cabang olahraga dan seluruh cabang eksibisi, sementara Solo akan menjadi tempat pertandingan untuk empat cabang olahraga, yaitu Pencak Silat, Petanque, Sepak Takraw, dan Tarung Drajat.
Baca Juga: Lampung Menggocek Impian di Lapangan Hijau

