Lampung » Mendagri Imbau Forkopimda Lampung Siaga Bencana Jelang Mudik Lebaran 2025

Mendagri Imbau Forkopimda Lampung Siaga Bencana Jelang Mudik Lebaran 2025

oleh
Mendagri Imbau Forkopimda Lampung Siaga Bencana Jelang Mudik Lebaran 2025
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana usai mengikuti rapat koordinasi terkait Persiapan Arus Angkutan Lebaran Tahun 2025 di Kantor Gubenur Lampung, Bandar Lampung, Kamis (13/3/2025). Foto: Josua Napitupulu

DASWATI.IDMenteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengimbau Forkopimda Lampung untuk siaga bencana jelang mudik Lebaran 2025.

Dalam rangka memastikan keselamatan masyarakat, Tito menekankan pentingnya koordinasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, seperti banjir dan cuaca ekstrem, yang dapat mengganggu arus mudik.

“Saya tadi meminta kepada Gubernur untuk disampaikan kepada seluruh forkopimda, kalau bisa dibuat apel kesiapsiagaan bencana,” ujar dia kepada awak media usai rapat koordinasi bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi. 

Rapat koordinasi di Kantor Gubenur Lampung, Bandar Lampung, terkait Persiapan Arus Angkutan Lebaran Tahun 2025 di Provinsi Lampung, Kamis (13/3/2025).

Baca Juga: Menhub dan Mendagri Tinjau Kesiapan Mudik Lebaran 2025 di Lampung 

Tito menekankan pentingnya persiapan dan koordinasi dalam menghadapi situasi darurat saat mudik Lebaran 2025.

“Kita tidak tahu apakah akan terjadi banjir atau terjadi apa,” sambung dia.

Semua elemen yang terlibat dalam penanganan bencana diminta siap sedia untuk memberikan perlindungan dan jaminan keselamatan bagi masyarakat.

“Semua unsur-unsur kesiapsiagaan itu harus siap dalam rangka memberikan jaminan kepada masyarakat, dan masyarakat juga dengan adanya apel kesiapsiagaan itu akan lebih tenang,” kata Tito.

Selain itu, Mendagri juga meminta kepada Gubernur, Kapolda, dan Danrem untuk membuat pos pengamanan setiap 1-2 kilometer, mengingat adanya potensi tindak pidana begal.

“Dulu waktu jadi Kapolri, saya pernah mengecek di sini, di pelabuhan itu numpuk tidur semua yang naik motor. Saya datangi, kenapa tidak langsung jalan? Takut. Mereka tunggu siang dulu baru ramai-ramai bawa rombongan,” tutur Tito.

Untuk meningkatkan rasa aman masyarakat, lanjut dia, penting untuk memasang lampu penerangan di jalan yang gelap.

“Selain itu, perlu dilakukan upaya pencegahan agar pelaku kejahatan tidak beraksi,” ujar Tito. 

Menhub dan Mendagri Tinjau Kesiapan Mudik Lebaran 2025 di Lampung
Kiri ke Kanan: Mendagri M. Tito Karnavian, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Menhub Dudy Purwagandhi, saat konferensi pers usai rapat koordinasi terkait Persiapan Arus Angkutan Lebaran Tahun 2025 di Kantor Gubenur Lampung, Bandar Lampung, Kamis (13/3/2025). Foto: Josua Napitupulu

Lampung Siaga Bencana Jelang Mudik Lebaran 2025

Mendagri Tito Karnavian mengimbau Forkopimda Lampung siaga bencana jelang mudik Lebaran 2025 untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang pulang kampung.

Rapat koordinasi terkait Persiapan Arus Angkutan Lebaran Tahun 2025 turut dihadiri Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana.

Eva Dwiana mengatakan Pemerintah Kota Bandar Lampung bersama Polresta dan Kodim 0410 Kota Bandar Lampung akan mendirikan Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) Lebaran 2025.

“Ada tujuh pos yang akan kami dirikan,” ujar dia. 

Tujuh pos tersebut terdiri dari dua Pos Yan di Terminal Rajabasa dan Ramayana, serta lima Pos Pam di Tugu Raden Intan, Begadang V Nusantara, Baruna Ria Panjang, Sukamaju, dan Terminal Kemiling.

“Kami sudah koordinasi dengan Polresta Bandar Lampung dan Kodim 0410/KBL. Semua akan bergerak. Insyaallah, saat Lebaran nanti, aman semuanya,” kata Eva.

Kemudian untuk mitigasi bencana akibat cuaca buruk, Pemkot Bandar Lampung sudah membentuk satuan tugas (satgas).

“Harapan kami, dengan satgas yang sudah berjalan ini bisa mengantisipasi untuk banjir,” ujar dia.

Sebelumnya, tutur Eva, Pemerintah Kota Bandar Lampung berencana membeli lahan seluas 2 hektare di Kabupaten Pesawaran untuk membangun embung sebagai solusi mengatasi banjir yang sering melanda.

“Banjir di Bandar Lampung sering disebabkan oleh kiriman air dari daerah sekitar, meskipun di Bandar Lampung tidak mengalami hujan,” kata dia. 

Eva Dwiana menyampaikan pihaknya telah berdiskusi dengan Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, dan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, untuk memastikan proyek ini tidak hanya menguntungkan Bandar Lampung, tetapi juga daerah sekitarnya.

“Alhamdulillah, kami sudah diskusikan dengan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, dan Mas Egi (Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama) antusias juga,” ujar dia.

Pembangunan embung ini diharapkan dapat dimulai tahun ini setelah koordinasi lebih lanjut dengan Kementerian PUPR, dan diharapkan dapat menjadi tempat penampungan air serta destinasi wisata.

Baca Juga: Pemkot Bandar Lampung dan Pemkab Pesawaran Bangun Embung Cegah Banjir 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *