DASWATI.ID – Tim SAR gabungan masih berupaya menemukan Nurdin (46), nelayan yang hilang setelah terjatuh dari KM Aldo Putra 02 di perairan Kuala Penet, Lampung Timur.
Hingga memasuki hari keempat pencarian pada Senin (12/1/2026), keberadaan korban belum juga ditemukan.
Peristiwa nahas ini terjadi pada Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 17.00 WIB saat kapal sedang dalam perjalanan pulang menuju muara usai melaut.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban sempat terlihat membantu rekan-rekannya melipat alat tangkap ikan.
Namun, sesaat kemudian Nurdin hilang dari atas kapal dan diduga terjatuh ke laut tanpa ada yang melihat pasti waktu kejadiannya.
Upaya Pencarian Gabungan
Menanggapi laporan dari pihak keluarga korban, Kantor SAR Lampung segera mengerahkan Tim Rescue Pos SAR Bakauheni ke lokasi kejadian.
Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur potensi SAR, mulai dari TNI AL, Polairud, hingga nelayan setempat.
Tim gabungan melakukan penyisiran permukaan laut menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB), perahu karet (rubber boat), serta bantuan perahu nelayan.
“Saat ini tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap man overboat di perairan Kuala Penet,” ujar Dantim Rescue Pos SAR Bakauheni, Restu Abdila.
Penyisiran kini terus diperluas dengan mengikuti perhitungan SAR Map Prediction untuk mengantisipasi pergerakan korban yang terbawa arus.
Selain melakukan penyisiran mandiri, pihak Basarnas juga meminta bantuan kepada masyarakat sekitar.
Restu mengimbau para nelayan yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi untuk segera menghubungi petugas jika menemukan tanda-tanda atau petunjuk terkait keberadaan korban.
Baca Juga: Delapan Ton Jengkol Dipakai Sembunyikan Sabu 122 Kg di Bakauheni

