DASWATI.ID – GK PKS dan BM PAN Lampung perkuat kolaborasi strategis dukung Mirza-Jihan. Mereka dorong peran anak muda dalam ekonomi kreatif serta lingkungan demi kemajuan Lampung.
DALAM ARTIKEL:
Dua organisasi sayap partai besar di Lampung, Garuda Keadilan (GK) milik PKS dan Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN), resmi merapatkan barisan.
Mereka bertemu di Sekretariat DPW BM PAN Lampung, Selasa (31/3/2026), untuk memperkuat silaturahmi dan membuka ruang kolaborasi strategis.
Pertemuan ini menjadi langkah awal bagi kedua kelompok pemuda untuk menyatukan visi dalam membangun Provinsi Lampung.
Fokus Isu Strategis
Ketua Umum GK Lampung, Fajar Ghosyiah, membawa sejumlah agenda penting untuk didiskusikan bersama.
Ia menyoroti tiga isu utama: ekonomi kreatif, pelestarian lingkungan, serta ketahanan pangan.
Fajar mengajak BM PAN untuk fokus mengembangkan ekonomi kreatif sebagai pilar inovasi masa depan bagi anak muda.
Isu lingkungan juga menjadi sorotan tajam karena menyangkut keberlangsungan sumber daya bagi masa depan.
“Lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Anak muda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga alam,” tegas Fajar.
Baginya, peran aktif generasi muda akan memastikan anak cucu tetap dapat menikmati kekayaan alam yang ada saat ini.
Ubah Wajah Politik

Selain isu sosial-ekonomi, kedua organisasi ini berkomitmen memperbaiki citra politik di mata kaum muda.
Fajar mengakui bahwa minat anak muda terhadap politik cenderung menurun akibat persepsi negatif yang selama ini beredar.
Oleh karena itu, GK dan BM PAN ingin menghadirkan gaya berpolitik yang lebih segar dan terbuka.
“Kami harus menghadirkan wajah politik yang riang, inklusif, dan menjadi ruang positif bagi anak muda untuk berkarya,” ungkap Fajar.
Upaya ini bertujuan untuk mengubah paradigma lama dan menjadikan partai politik sebagai wadah yang menarik bagi generasi milenial dan Gen Z.
Dukungan untuk Mirza-Jihan
Ketua DPW BM PAN Lampung, Naufal A. Caya, menyambut baik gagasan kolaborasi yang ditawarkan oleh GK Lampung.
Ia menilai ketiga isu yang diangkat sangat relevan dengan kebutuhan nyata pemuda di Lampung saat ini.
Naufal menegaskan bahwa kolaborasi antar organisasi sayap partai sangat diperlukan untuk menciptakan dampak yang luas.
“Tiga isu utama tersebut memang sangat relevan dan membutuhkan kolaborasi nyata antarorganisasi sayap partai di Lampung,” kata dia.
Di akhir diskusi, kedua pihak sepakat untuk mengawal jalannya pemerintahan di tingkat provinsi.
Mereka menyatakan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela.
Fajar menekankan bahwa pemuda harus membantu pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan infrastruktur secara optimal.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut ditutup dengan semangat kebersamaan untuk aksi nyata ke depan.


