Siswa Lampung Diajak Cari Circle Positif Selama Ramadan 1447 H

oleh
MPLS Ramah: Menepis Bayang Perploncoan di Sekolah
Kepala Disdikbud Provinsi Lampung Thomas Amirico. Foto: Josua Napitupulu

DASWATI.ID – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung Thomas Amirico ajak siswa cari circle positif & perkuat karakter lewat Pesantren Kilat Ramadan 1447 H.

Disdikbud Provinsi Lampung menyiapkan program khusus untuk menyambut bulan suci Ramadan 1447 H.

Langkah ini bertujuan untuk memperkuat karakter dan fondasi keagamaan para siswa di tingkat SMA/SMK.

Baca Juga: Ramadan 1447 H: Polda Lampung Cegah Balap Liar & Perang Sarung

Pesantren Kilat untuk Siswa Kelas 10 dan 11

Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menjelaskan bahwa pihaknya akan menyelenggarakan kegiatan pesantren kilat bagi siswa kelas 10 dan 11. Fokus ini diberikan karena siswa kelas 12 akan segera menghadapi ujian dalam waktu dekat.

Pemerintah menggandeng para ulama untuk memastikan nilai-nilai Islam tersampaikan dengan baik kepada generasi muda.

Melalui program ini, Thomas berharap siswa memiliki dasar agama yang kokoh dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

“Kegiatan khusus bagi siswa selama bulan Ramadan ada pesantren kilat untuk meningkatkan akidah atau nilai-nilai Islam. Insyaallah akan kami laksanakan setelah kami finalisasi untuk membentuk karakter dan fondasi agama yang kuat,” ungkap Thomas Amirico.

Materi Modern yang Relevan bagi Remaja

Tak hanya soal ibadah, materi pesantren kilat kali ini mencakup berbagai aspek penting yang relevan dengan kebutuhan remaja masa kini.

Disdikbud bekerja sama dengan pondok pesantren terdekat untuk memberikan pengajaran mengenai akidah, ibadah lima waktu, dan akhlak.

Selain itu, program ini juga menyentuh isu krusial seperti kesehatan mental dan berbagai program kekinian lainnya.

Selain memperkaya wawasan materi, Thomas juga menekankan pentingnya lingkungan pergaulan yang sehat bagi para siswa.

Ajakan Membangun Lingkungan Pergaulan Positif

Thomas Amirico mengingatkan para siswa agar lebih selektif dalam memilih teman dan lingkungan bermain selama bulan Ramadan.

Ia mendorong para pelajar untuk aktif mencari kelompok pertemanan atau “circle” yang membawa pengaruh baik dan menjauhi kegiatan yang merugikan.

Dalam pesannya, Thomas menegaskan,”Hindari kegiatan yang negatif, nggak baik. Carilah circle yang positif, kemudian bagaimana membangun hubungan baik, dan tidak terpengaruh hal negatif”.

Dengan lingkungan yang mendukung, diharapkan para siswa Lampung dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih bermakna dan terhindar dari perilaku negatif.

Baca Juga: Eksklusif: 13 Profesional Terpilih Masuk Dewan Pendidikan Lampung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *