DASWATI.ID – Terminal Tipe A Rajabasa di Lampung diprediksi akan melayani kedatangan 3.452 bus dengan 38.328 penumpang dan keberangkatan 2.994 bus dengan 33.268 penumpang pada masa Angkutan Lebaran 2025.
Angka ini meningkat 1%-5% dibandingkan realisasi tahun lalu.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan kesiapan terminal ini saat melakukan pengecekan bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Kamis (13/3/2025).
Terminal Tipe A Rajabasa Bandar Lampung akan layani 38.328 penumpang mudik Lebaran 2025.
Dudy menjelaskan, Terminal Rajabasa yang memiliki luas 40.780 m² telah melakukan rampcheck terhadap 223 bus pada Januari-Februari 2025. Hasilnya, 98 bus laik jalan, 65 perlu perbaikan, dan 60 tidak laik jalan.
“Kami ingin memastikan bus laik secara teknis dan administrasi agar perjalanan mudik aman,” ujar dia.
Baca Juga: Terminal Rajabasa Siap Sambut Mudik Lebaran 2025
Pengecekan juga dilakukan di Jembatan Timbang Way Urang yang berkapasitas 80 ton.
Sepanjang 2024, jembatan ini memeriksa 25.817 kendaraan. Dudy meminta pengawasan ketat terhadap kendaraan over dimension & over loading (ODOL) selama Lebaran.
Selain itu, tiga pelabuhan di Lampung; Bakauheni, Wika Beton, dan Bandar Bakau Jaya (BBJ) Muara Pilu, disiapkan untuk arus mudik dan balik.
Pelabuhan Wika Beton khusus untuk motor, Bakauheni untuk mobil pribadi dan bus, serta BBJ untuk truk besar.
“Pemisahan ini untuk mengurai kepadatan dan cegah kecelakaan,” kata Dudy.
Di Merak, sistem serupa diterapkan: Pelabuhan Ciwandan untuk motor, Merak untuk mobil dan bus, serta BBJ Bojonegara untuk truk.
Tiket kelas eksekutif juga ditiadakan, semua jadi kelas reguler demi kelancaran.
Dudy optimistis, dengan kesiapan sarana transportasi, mudik Lebaran 2025 di Lampung akan berjalan lancar dan aman.
Baca Juga: 5,1 Juta Warga Lampung Diprediksi Bepergian Saat Lebaran 2025, Titik Rawan Disorot

