Akses Internet Merata, Kesejahteraan Merana

oleh
Akses Internet Merata, Kesejahteraan Merana
Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandarlampung Nomor Urut 1 Reihana dan Aryodhia Febriansya SZP dalam Debat Publik Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandarlampung 2024 di Ballroom Emersia, Senin (28/10/2024) malam. Foto: Josua Napitupulu

DASWATI.ID – Calon Wali Kota Bandarlampung Nomor Urut 1 Reihana menyoal akses internet yang merata di seluruh wilayah, tapi tidak mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Kalau kita berbicara tentang kesejahteraan masyarakat, walaupun internetnya sudah sedemikian baik, kenapa tadi kita melihat angka kemiskinannya masih tinggi?” Kata Reihana dalam Debat Publik Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandarlampung 2024 di Ballroom Emersia, Senin (28/10/2024) malam.

Baca Juga: Reihana Mendebat Eva Dwiana Soal SPBE Bandarlampung

Ia mengakui bahwa penetrasi internet di Bandarlampung sudah baik, namun pemerintah kota dinilai perlu mengedukasi masyarakat untuk meningkatkan literasi digital.

“Jangan hanya menyiapkan internetnya saja, tapi juga bagaimana kita mengajarkan masyarakat, dengan adanya internet bisa melakukan banyak hal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Reihana.

“Jika kami terpilih menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandarlampung, insyaallah, kami akan menambah kuota untuk anak-anak sekolah, memperluas jaringan internet untuk masyarakat menggunakan e-commerce. Meningkatkan ekonomi tentu nanti kesejahteraan meningkat,” lanjut dia.

Hal itu disampaikan Reihana menanggapi pernyataan Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandarlampung Nomor Urut 2 Eva Dwiana dan Deddy Amarullah.

Akses Internet Merata, Kesejahteraan Merana
Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandarlampung Nomor Urut 2 Eva Dwiana dan Deddy Amarullah dalam Debat Publik Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandarlampung 2024 di Ballroom Emersia, Senin (28/10/2024) malam. Foto: Josua Napitupulu

Paslon 2 yang merupakan calon petahana mengungkap sejumlah program kerja yang telah dilakukan untuk meningkatkan penetrasi internet di Kota Bandarlampung.

“Benar ibu Paslon Nomor 1, internet di Bandarlampung memang mudah karena kami sudah memberikan pemasangan internet gratis ke kecamatan, kelurahan, tempat ibadah, pasar, dan UMKM,” kata Eva Dwiana.

Ia pun berjanji memperluas akses internet hingga ke tingkat RT.

“Harapan kami, ke depan, jika kami terpilih lagi, internet akan kami tambahkan sampai ke tingkat RT supaya bisa lancar seluruh akses,” ujar dia.

Calon Wakil Wali Kota Bandarlampung Deddy Amarullah menambahkan Pemkot Bandarlampung melalui diskominfo rutin mengontrol akses internet yang telah tersedia.

“Masyarakat membutuhkan komunikasi yang cepat. Diskominfo selalu mengontrol supaya tidak sampai blankspot. Sehingga jaringan internet tidak bermasalah di Kota Bandarlampung,” kata dia.

Sebelumnya, Moderator debat publik Fanny Imaniar menyampaikan laporan Kemkominfo yang menyebutkan bahwa penetrasi internet di Bandarlampung masih tertinggal dibandingkan kota-kota besar lainnya di Indonesia dengan penetrasi hanya 65% pada tahun 2023.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *