Lampung » Mudik 2026: Kedatangan Penumpang AKAP di Terminal Rajabasa Melonjak Tajam

Mudik 2026: Kedatangan Penumpang AKAP di Terminal Rajabasa Melonjak Tajam

oleh
Mudik 2026: Kedatangan Penumpang AKAP di Terminal Rajabasa Melonjak Tajam
Kedatangan penumpang bus AKAP di Terminal Tipe A Rajabasa, Bandar Lampung, Kamis (19/3/2026) sore. Foto: Josua Napitupulu

DASWATI.ID – Penumpang bus AKAP di Terminal Rajabasa melonjak hingga 7.459 orang pada Mudik 2026. Angka ini naik drastis dibanding tahun 2025 yang hanya mencapai 2.692 orang.

Terminal Tipe A Rajabasa, Bandar Lampung, mencatatkan kenaikan aktivitas yang luar biasa pada arus mudik Lebaran 2026.

Penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) datang dalam jumlah yang jauh lebih besar jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Peningkatan ini terlihat dari kepadatan bus yang masuk dan keluar area terminal setiap harinya.

Lonjakan Signifikan Penumpang AKAP 2026

Selama periode 13 hingga 20 Maret 2026, total penumpang bus AKAP mencapai 7.459 orang. Angka ini terdiri dari 4.011 penumpang kedatangan dan 3.448 penumpang keberangkatan.

Jumlah armada bus yang beroperasi juga meningkat drastis menjadi 273 unit, dengan rincian 135 bus datang dan 138 bus berangkat.

Pada awal periode, tepatnya 13 Maret 2026, tercatat baru ada 10 bus AKAP yang datang membawa 220 penumpang.

Mudik 2026: Kedatangan Penumpang AKAP di Terminal Rajabasa Melonjak Tajam

Namun, situasi berubah cepat ketika memasuki pertengahan Maret. Puncak kedatangan bus AKAP terjadi pada 17 Maret 2026, di mana 34 bus datang menurunkan 1.137 penumpang di terminal.

Sementara itu, puncak keberangkatan penumpang AKAP terjadi satu hari setelahnya, yakni 18 Maret 2026, dengan total 740 orang.

Kilas Balik Arus Mudik 2025

Kondisi tahun 2026 menunjukkan pertumbuhan yang sangat tajam jika dibandingkan dengan data arus mudik pada 22 hingga 29 Maret 2025.

Pada tahun lalu, total penumpang AKAP hanya menyentuh angka 2.692 orang. Secara keseluruhan, Terminal Rajabasa saat itu hanya melayani 94 unit bus AKAP.

Pada 22 Maret 2025, aktivitas terminal masih sangat sepi dengan hanya 2 bus AKAP yang datang membawa 48 penumpang.

Lonjakan tertinggi pada tahun 2025 terjadi pada 27 Maret dengan kedatangan 23 bus dan 763 penumpang.

Angka puncak tahun lalu ini bahkan masih berada di bawah angka rata-rata harian pada periode puncak tahun 2026.

Dirjen Hubdat Imbau Pemilir Hindari Puncak Arus Balik 24 Maret
Pemudik di Terminal Tipe A Rajabasa Provinsi Lampung, Kota Bandar Lampung, melonjak siginifikan pada puncak arus mudik Lebaran 1447 H/2026 M, Kamis (19/3/2026) sore. Foto: Josua Napitupulu

Pergerakan Masif Layanan AKDP

Selain bus antarprovinsi, layanan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) juga menunjukkan aktivitas yang padat.

Pada arus mudik 2026, jumlah penumpang AKDP bahkan sudah menembus angka seribu orang sejak 15 Maret dengan total 1.057 penumpang kedatangan.

Puncak arus kedatangan AKDP tahun 2026 terjadi pada 18 Maret, yang melayani 124 bus dengan 3.445 penumpang.

Data tahun 2025 juga mencatat pola yang serupa namun dengan volume yang sedikit lebih rendah.

Aktivitas AKDP mulai meningkat signifikan pada 26 Maret 2025 dengan 1.023 penumpang kedatangan.

Puncak arus kedatangan AKDP pada periode tersebut jatuh pada 28 Maret 2025, di mana 128 bus membawa 2.963 penumpang.

Angka-angka ini menegaskan bahwa Terminal Rajabasa tetap menjadi titik nadi utama bagi pemudik di wilayah Lampung dan sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *