DASWATI.ID – Tim SAR Gabungan Lampung terus berjuang melawan cuaca ekstrem guna menemukan Ari Yudi (30), seorang nelayan yang hilang di perairan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang.
Korban diduga terjatuh dari perahunya dan terseret ombak saat sedang menjaring ikan. Ari Yudi, warga Desa Kuala Teladas, dilaporkan berangkat melaut pada Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.
Namun, hingga Sabtu (31/1/2026) pagi, korban belum juga kembali ke rumah, sehingga pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.
Kantor SAR Lampung menerima laporan resmi pada Sabtu pukul 10.15 WIB dan segera mengerahkan tim rescue dari Pos SAR Tulang Bawang.
Tim harus menempuh jarak sekitar 49 mil laut menuju lokasi kejadian untuk melakukan koordinasi dan asesmen awal bersama TNI AL, Polairud, KPLP, serta nelayan setempat.
Kendala Gelombang Tinggi dan Cuaca Buruk
Penyisiran permukaan dilakukan secara intensif menggunakan perahu karet dan perahu nelayan berdasarkan perhitungan SAR Map Prediction.
Sayangnya, memasuki hari kedua dan ketiga, operasi sering terhenti akibat angin kencang, hujan, dan gelombang laut yang mencapai ketinggian 1 hingga 2 meter.
Komandan Pos SAR Tulang Bawang, Zian Fajri, menekankan bahwa meskipun tim bekerja keras, faktor keamanan tetap menjadi pertimbangan utama di lapangan.
“Pencarian kami lakukan secara maksimal sesuai rencana operasi. Namun keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama, sehingga saat cuaca memburuk pencarian kami hentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali setelah kondisi memungkinkan,” ujar Zian Fajri dalam keterangannya, Selasa (3/2/2026) pagi.
Hingga pelaksanaan operasi hari ketiga, keberadaan Ari Yudi masih belum ditemukan.
Tim SAR Gabungan memastikan bahwa operasi akan terus berlanjut dengan melibatkan seluruh unsur terkait dan potensi SAR yang ada di wilayah Lampung demi menemukan korban.
Baca Juga: Tim SAR Temukan Jasad Aji Pangestu di Sungai Way Sekampung

