Lampung » Angkatan Kerja Lampung 2024: TPT Menurun, Penyerapan Naik

Angkatan Kerja Lampung 2024: TPT Menurun, Penyerapan Naik

oleh
Angkatan Kerja Lampung 2024: TPT Menurun, Penyerapan Naik
Ilustrasi Pencari Kerja

DASWATI.IDBadan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung merilis publikasi terbarunya, “Keadaan Angkatan Kerja Provinsi Lampung 2024” pada 30 Juni 2025.

BPS menyajikan data ketenagakerjaan komprehensif untuk Provinsi Lampung pada Semester II tahun 2024.

Data dalam publikasi bersumber dari Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) yang dilaksanakan pada Agustus 2024 di seluruh wilayah Lampung.

Survei ini menargetkan sampel 9.280 rumah tangga dengan tujuan menghasilkan estimasi hingga tingkat kabupaten/kota, serta menjadi referensi penting untuk pengambilan kebijakan ketenagakerjaan.

Gambaran Umum Ketenagakerjaan Agustus 2024

Pada Agustus 2024, Provinsi Lampung menunjukkan dinamika pasar kerja yang menarik:

  • Jumlah penduduk usia kerja (berumur 15 tahun ke atas) mencapai 7.096,22 ribu orang, meningkat sekitar 1,33% atau 92,93 ribu orang dibandingkan Agustus 2023.
  • Angkatan kerja tercatat sebanyak 4.996,75 ribu orang, bertambah 1,87% atau 91,85 ribu orang dari Agustus 2023.
  • Penduduk yang bekerja berjumlah 4.787,59 ribu orang, mengalami peningkatan 1,91% atau 89,93 ribu orang dibandingkan Agustus 2023.
  • Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Lampung sebesar 4,19%, sedikit menurun 0,04 persen poin dari Agustus 2023 (4,23%).

Meskipun persentasenya menurun, jumlah pengangguran secara absolut justru naik menjadi 209,16 ribu orang, dari 207,24 ribu orang pada Agustus 2023.

Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun proporsi pengangguran terhadap angkatan kerja sedikit mengecil, jumlah individu yang menganggur sebenarnya bertambah.

Ini juga menunjukkan bahwa pertumbuhan angkatan kerja lebih cepat dari penyerapan tenaga kerja secara proporsional. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) mencapai 70,41%.

Sektor Dominan dan Status Pekerjaan

Sektor pertanian tetap menjadi penyerapan tenaga kerja utama, menampung 1.942,35 ribu orang atau 40,57% dari total pekerja pada Agustus 2024.

Sementara itu, sektor jasa menyerap 2.109,571 ribu orang dan sektor industri 735,672 ribu orang.

Dilihat dari status pekerjaan, sebagian besar penduduk bekerja di Lampung adalah buruh/karyawan/pegawai sebanyak 1.335,43 ribu orang.

Status pekerjaan lainnya meliputi:

  • Berusaha sendiri: 1.012,029 ribu orang
  • Berusaha dibantu buruh tidak tetap/tidak dibayar: 890,711 ribu orang
  • Pekerja keluarga/tak dibayar: 840,343 ribu orang
  • Pekerja bebas di pertanian: 287,725 ribu orang
  • Pekerja bebas di nonpertanian: 279,306 ribu orang
  • Berusaha dibantu buruh tetap/dibayar: 143,048 ribu orang.

Selain itu, terdapat 1.890,894 ribu orang pekerja tidak penuh yang bekerja kurang dari 35 jam seminggu.

Kelompok tersebut terdiri dari setengah penganggur atau masih mencari pekerjaan/bersedia menerima pekerjaan lain sebanyak 461,017 ribu orang, dan pekerja paruh waktu atau tidak mencari pekerjaan lain sebanyak 1.429,877 ribu orang.

Perkembangan Ketenagakerjaan 2022–2024

Analisis tren menunjukkan bahwa penduduk berumur 15 tahun ke atas, angkatan kerja, dan jumlah penduduk yang bekerja terus meningkat dari Agustus 2022 hingga Agustus 2024.

Rata-rata upah/gaji bersih bulanan bagi buruh/karyawan juga menunjukkan tren positif, naik dari Rp2.322.728 pada Agustus 2022 menjadi Rp2.517.788 pada Agustus 2024.

Publikasi BPS Lampung ini juga menyediakan data ketenagakerjaan yang lebih terperinci, termasuk perincian berdasarkan jenis kelamin, daerah tempat tinggal (perkotaan dan perdesaan), kelompok umur, pendidikan tertinggi yang ditamatkan, lapangan pekerjaan utama, dan status pekerjaan utama.

Data ini diharapkan dapat mendukung berbagai pihak dalam menyusun kebijakan yang relevan untuk perbaikan kondisi ketenagakerjaan di Provinsi Lampung.

Baca Juga: Pemimpin Muda Lampung: Bonus Demografi dan Pembangunan Manusia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *