Politik » Optimisme Gubernur Lampung: Dengan Izin Tuhan, PAN Masuk Tiga Besar

Optimisme Gubernur Lampung: Dengan Izin Tuhan, PAN Masuk Tiga Besar

oleh
Pemilu 2029: PAN Satu Komando Menuju Tiga Besar
Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, melantik Ketua DPW PAN Lampung 2025-2030 H.M. Azizi bersama Ketua DPD PAN se-Lampung di Ballroom Novotel Lampung, Bandar Lampung, Sabtu (2/5/2026). Foto: Josua Napitupulu

DASWATI.ID – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal optimis PAN mampu menembus posisi tiga besar dalam kontestasi politik Pemilu 2029 mendatang.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal (Mirza) menyatakan optimisme tinggi bahwa Partai Amanat Nasional (PAN) mampu menembus posisi tiga besar pada kontestasi politik mendatang.

Hal tersebut ia sampaikan dalam acara pelantikan Ketua DPW PAN Lampung H.M. Azizi serta Ketua DPD PAN dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung periode 2025–2030 di Ballroom Novotel Lampung, Sabtu (2/5/2026).

Mirza menilai target tersebut sangat realistis untuk dicapai melalui kerja keras dan sandaran spiritual.

“Insyaallah, tiga besar itu bagi saya tidak akan berat karena ada pertolongan Allah di sini,” ujar Mirza.

Menurut Ketua DPD Partai Gerindra Lampung ini, setiap dinamika yang terjadi di masyarakat, mulai dari fluktuasi harga kebutuhan pokok hingga pembangunan infrastruktur, merupakan buah dari keputusan politik yang harus dikelola dengan baik.

Kedekatan Historis dan Doa Ulama

Dalam sambutannya, Mirza mengungkapkan sisi personal mengenai hubungan eratnya dengan partai berlambang matahari putih tersebut.

Ia mengenang momen sepuluh tahun lalu, tepatnya pada 2016, saat dirinya baru kembali dari Pakistan dan diajak bergabung ke PAN oleh seniornya, RSO.

Mirza mengaku sempat berkonsultasi dengan ulama sebelum memutuskan terjun ke dunia politik. “Saya seumur hidup enggak pernah ‘ngerti partai politik ‘gitu,” tutur dia.

Pada saat itu, jelas Mirza, terdapat berbagai pandangan yang mengkhawatirkan risiko terjun ke dunia politik, namun salah seorang ulama justru memotivasi dirinya untuk melangkah dengan niat berdakwah.

“Satu ulama menasihati saya, ‘Kamu masuk saja dengan niat dakwah, sambil kamu doa, semoga suatu hari nanti Allah SWT jadikan Ketua PAN ini Jaulah.’ Nah, sepuluh tahun kemudian Allah kabulkan doa ini, Ketua PAN seorang Jaulah. Jadi Syekh Azizi, antum itu karena doa ana dulu,” kenang Mirza sembari tertawa.

Ia pun merasa pelantikan pengurus PAN kali ini merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat melalui jalur politik.

Sinergi Program Desaku Maju

Ketua DPW PAN Lampung 2025-2030, H. M. Azizi, menegaskan komitmen partai untuk bersinergi penuh dengan Pemerintah Provinsi Lampung.

Azizi, yang terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Wilayah VI, menyatakan bahwa kader PAN tidak boleh terjebak dalam urusan internal partai saja.

Ia menekankan pentingnya kehadiran kader di tengah masyarakat untuk mencari solusi atas berbagai persoalan rakyat

“Kami mendukung penuh program Bapak Gubernur yang bertujuan menyejahterakan masyarakat, khususnya program ‘Desaku Maju’ yang fokus pada pemberdayaan desa dan infrastruktur,” tegas Azizi.

Selain itu, ia menginstruksikan para kader untuk mengambil peran aktif dalam program pertanian cerdas dan hilirisasi produk pertanian demi mempercepat terwujudnya Lampung Maju.

Azizi juga memastikan seluruh tingkatan kepengurusan dari wilayah hingga cabang telah lengkap melalui proses musyawarah mufakat.

Pemilu 2029: PAN Satu Komando Menuju Tiga Besar
Ketua DPW PAN Lampung 2025-2030 H.M. Azizi menyampaikan sambutan usai dilantik oleh Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, di Ballroom Novotel Lampung, Bandar Lampung, Sabtu (2/5/2026). Foto: Josua Napitupulu

Arahan Strategis Zulkifli Hasan

Ketua Umum PAN sekaligus Menko Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), yang hadir langsung melantik pengurus, memberikan arahan mengenai pentingnya loyalitas dan keberpihakan kepada rakyat.

Ia mengingatkan para kader bahwa perjuangan PAN selama 15 tahun terakhir bersama Prabowo Subianto adalah bentuk kesetiaan pada cita-cita negara.

Zulhas menekankan bahwa pemimpin yang brilian adalah pemimpin yang mampu memilih sumber daya manusia dengan tepat.

“Kader PAN harus menjadi petarung yang siap mengamankan tiap TPS dan cabang,” ujar Zulhas memberikan semangat.

Ia juga memaparkan kebijakan nasional terkait kedaulatan pangan, seperti kepastian harga gabah minimal Rp 6.500 dan kelancaran distribusi pupuk langsung ke petani.

Menurutnya, keberhasilan kebijakan ini bergantung pada keberanian pemimpin untuk berpihak kepada kepentingan merah putih di atas kepentingan segelintir kelompok.

Menutup rangkaian acara, Zulkifli Hasan mengajak seluruh kader untuk tetap solid dalam satu komando demi membantu rakyat menjadi lebih sejahtera.

“Jadilah matahari yang selalu memberi, menyinari, dan tidak pernah ingkar janji,” pungkasnya optimis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *