Lampung » Kemenhaj Terapkan Skema Baru, Kloter 7 Lampung Siap Berangkat

Kemenhaj Terapkan Skema Baru, Kloter 7 Lampung Siap Berangkat

oleh
Kemenhaj Terapkan Skema Baru, Kloter 7 Lampung Siap Berangkat
Sebanyak 445 calon jemaah haji Kloter 7 Lampung dari Kota Bandar Lampung memasuki Asrama Haji pada Sabtu (25/4/2026) malam. Foto: Josua Napitupulu

DASWATI.ID – Kemenhaj menerapkan skema baru saat 445 jemaah Kloter 7 Lampung masuk asrama untuk menjalani cek kesehatan dan menerima Kartu Nusuk sebelum terbang ke Madinah.

Sebanyak 445 jamaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 7 asal Bandar Lampung resmi memasuki Asrama Haji Provinsi Lampung, Sabtu (25/4/2026) malam.

Kedatangan ini menandai dimulainya fase pemberangkatan perdana di bawah pengelolaan kementerian baru, yakni Kementerian Haji (Kemenhaj), yang membawa sejumlah perubahan signifikan dalam skema penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.

Transformasi Skema dan Kartu Nusuk

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Kemenhaj kini menerapkan skema kuota berdasarkan daftar tunggu (waiting list) murni untuk menjamin keadilan bagi calon jamaah.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung, Ansori, menjelaskan perubahan ini menggeser kebijakan lama yang berbasis proporsi jumlah penduduk muslim per wilayah.

“Dengan sistem ini, rata-rata masa tunggu jemaah di Lampung kini berada di kisaran 26 hingga 27 tahun,” kata dia di Asrama Haji Provinsi Lampung, Bandar Lampung, Sabtu (25/4/2026) malam.

Selain perubahan kuota, pemerintah juga mempercepat lini masa persiapan, mulai dari pelunasan biaya haji pada November-Desember hingga pelaksanaan manasik sebelum Ramadan.

Inovasi lainnya adalah pembagian Kartu Nusuk yang dilakukan langsung di embarkasi, bukan lagi saat jamaah tiba di Arab Saudi.

“Kartu Nusuk ini sangat penting sebagai izin masuk ke wilayah Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) serta Raudhah. Tahun ini kita berikan di sini agar saat sampai di Saudi, kartu tersebut sudah aktif,” ujar Ansori.

Pemeriksaan Akhir dan Logistik

Kemenhaj Terapkan Skema Baru, Kloter 7 Lampung Siap Berangkat
Salah satu calon haji Kloter 7 Lampung dari Kota Bandar Lampung menjalani pemeriksaan kesehatan di Asrama Haji pada Sabtu (25/4/2026) malam. Foto: Josua Napitupulu

Setibanya di asrama, seluruh jemaah langsung menjalani pemeriksaan kesehatan tahap akhir atau istitaah kesehatan untuk memastikan kondisi fisik mereka prima sebelum terbang.

Petugas juga membagikan dokumen esensial berupa paspor, gelang identitas, serta tiket penerbangan domestik dan internasional.

Rombongan yang terdiri dari 441 jemaah dan 4 petugas haji ini dijadwalkan mengikuti proses pemeriksaan pemindaian X-ray pada Minggu (26/4/2026) pagi pukul 10.50 WIB.

“Sekitar pukul 14.30 WIB, jemaah diberangkatkan menuju Bandara Radin Inten II, lalu ke Bandara Soekarno-Hatta, dan langsung terbang menuju Madinah,” kata Ansori menjelaskan rute perjalanan.

Durasi Tinggal dan Keamanan

Para jemaah akan menjalani masa tinggal di Tanah Suci selama 40 hingga 41 hari. Durasi ini menyesuaikan dengan rotasi jadwal penerbangan internasional yang melayani jutaan jamaah dari seluruh dunia.

Meskipun puncak ibadah haji hanya berlangsung lima hari, proses pemulangan dilakukan secara bergilir.

Merespons situasi geopolitik di Timur Tengah, pihak Kemenhaj memastikan bahwa jalur penerbangan dan kondisi di Arab Saudi sejauh ini terpantau aman dan terkendali.

Sejak keberangkatan perdana secara nasional pada 21 April lalu, seluruh jemaah telah tiba di Madinah tanpa kendala rute.

“Kami mengimbau pihak keluarga di tanah air agar tetap tenang dan terus mendoakan kelancaran ibadah para jemaah,” pungkas Ansori.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *