DASWATI.ID – Senat Itera menetapkan tiga calon rektor: Prof. Elfahmi, Prof. Aswan, dan Prof. Faiz Syuaib. Ketiganya memperebutkan kursi pimpinan pada pemilihan akhir 20 Mei.
DALAM ARTIKEL:
Persaingan menuju kursi pimpinan Institut Teknologi Sumatera (Itera) periode 2026–2030 kini memasuki babak final.
Senat Akademik Itera resmi menetapkan tiga nama calon rektor setelah melalui tahap penyaringan yang ketat pada Selasa (21/4/2026).
Ketiga nama yang lolos adalah Prof. Dr. Elfahmi dan Prof. Dr. Aswan dari Institut Teknologi Bandung (ITB), serta Prof. Dr. Ir. M. Faiz Syuaib dari Institut Pertanian Bogor (IPB).
Mereka berhasil menyisihkan dua kandidat lainnya setelah melewati serangkaian proses seleksi yang panjang sejak awal tahun.
Persaingan Ketat Suara Senat
Dalam pemungutan suara tertutup, Prof. Elfahmi unggul dengan perolehan 31,37 persen suara dari para anggota senat.
Sementara itu, Prof. Aswan menyusul dengan 21,57 persen, dan Prof. M. Faiz Syuaib mengantongi 17,65 persen suara.
Sebanyak 17 anggota Senat Akademik menyalurkan hak suaranya untuk menilai kapasitas kepemimpinan para kandidat tersebut.
Ketua Senat Akademik Itera, Dr. Sunarsih, menyebutkan bahwa dinamika pemilihan berlangsung sangat kompetitif karena selisih suara yang tipis.
Meski bersaing, seluruh kandidat dinilai tetap menjaga integritas dan martabat selama proses penyampaian visi serta misi berlangsung.
Proses Profesional dan Kredibel
Rektor Itera, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh bakal calon yang telah berpartisipasi.
Ia menegaskan bahwa siapa pun yang terpilih nantinya merupakan putra terbaik yang memiliki potensi besar untuk memajukan Itera.
“Selamat kepada tiga kandidat terpilih. Sejatinya seluruh kandidat adalah putra terbaik yang memiliki potensi besar untuk membawa Itera semakin berkembang,” ujar Rektor dalam keterangannya.
Proses penjaringan ini dipastikan berjalan secara profesional dan transparan untuk menghasilkan pemimpin yang kredibel.
Sebelum mencapai tahap tiga besar, para kandidat telah mengikuti seleksi administrasi hingga pendalaman program kerja di hadapan sivitas akademika.
Tahapan yang sistematis ini bertujuan untuk memastikan rektor terpilih mampu menjawab tantangan pengembangan teknologi di masa depan.
Penentuan di Hari Kebangkitan
Panitia pemilihan kini bersiap mengirimkan berkas ketiga calon tersebut kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk tahap akhir.
Pemilihan rektor dijadwalkan akan berlangsung pada 20 Mei 2026.
Momentum pemilihan tersebut sengaja diusulkan bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional.
Hal ini diharapkan menjadi simbol semangat baru bagi Itera untuk terus berkembang menjadi institusi pendidikan unggulan di Indonesia.


