DASWATI.ID – FOKAL IMM Lampung 2026-2031 memulai masa bakti. Mereka siap mengawal program nasional dan pelayanan publik untuk mewujudkan visi Lampung Maju.
Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (FOKAL IMM) Provinsi Lampung resmi memulai masa bakti 2026-2031.
Prosesi pengukuhan yang berlangsung di Ballroom Emersia, Bandar Lampung, pada Rabu (15/4/2026) ini menjadi momentum penguatan kolaborasi strategis untuk membangun daerah.
Ketua Umum PP FOKAL IMM, Prof. Dr. Ma’mun Murod, mengukuhkan Edi Agus Yanto (Ketua Umum FOKAL IMM Lampung 2026-2031), Candrawansah (Sekretaris Umum FOKAL IMM Lampung 2026-2031), Asri Kusumaningrum HS (Bendahara Umum FOKAL IMM Lampung 2026-2031), dan anggota.
Selain prosesi pelantikan, acara ini juga diisi dengan keynote speech dari Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran RI Dzulfikar Ahmad Tawalla.
Soliditas di Tengah Perbedaan
Ketua Umum FOKAL IMM Lampung 2026-2031, Edi Agus Yanto, menegaskan bahwa organisasi ini menjadi wadah pemersatu bagi para alumni yang berkarier di berbagai sektor.
Meskipun anggota FOKAL memiliki latar belakang profesi dan pilihan politik yang beragam, mereka tetap solid dalam semangat “merah marun”.
“Kalau partai politik itu satu warna banyak kepentingan. Kalau FOKAL banyak kepentingan disatukan oleh satu warna yaitu merah marun,” ujar Edi dalam sambutannya.
Keberagaman ini justru menjadi kekuatan untuk mendorong kemajuan Lampung melalui gerakan Islam yang berkemajuan.
Kawal Pelayanan Publik dan Program Nasional
FOKAL IMM Lampung memfokuskan kinerjanya pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
Organisasi ini menyiapkan kader-kadernya untuk menjadi relawan pengawas guna memastikan masyarakat mendapatkan haknya secara cepat dan tepat.
Edi mengibaratkan pelayanan publik seperti oksigen yang harus tersedia bagi siapa saja tanpa biaya karena sudah dibayar melalui pajak.
Selain itu, FOKAL berkomitmen mengawal kebijakan nasional Presiden Prabowo Subianto, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih.
Edi menekankan pentingnya pendekatan hukum agar program-program tersebut tidak disalahgunakan.
“Kita ingin memastikan ini berjalan sesuai dengan Asta Cita Presiden,” tegas dia.
Diaspora Kader dan Nalar Kritis

Ketua Umum PP FOKAL IMM, Prof. Dr. Ma’mun Murod, mendorong para kader untuk terus melakukan akselerasi dan diaspora di berbagai lembaga negara, mulai dari penyelenggara pemilu hingga posisi wakil menteri.
Namun, ia mengingatkan agar keterlibatan dalam urusan kenegaraan tidak menghilangkan nalar kritis alumni IMM.
“Negara membutuhkan nalar kritis dari alumni IMM karena tanpa adanya kelompok kritis, kondisi negara tidak akan baik-baik saja,” kata Ma’mun.
Ia juga meminta agar dukungan terhadap program pemerintah dilakukan secara profesional dan tetap mengedepankan fungsi kontrol.
Sinergi Strategis dengan Pemerintah
Pemerintah Provinsi Lampung menyambut baik kehadiran pengurus baru ini sebagai mitra strategis dalam pembangunan.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Lampung, M. Firsada, berharap FOKAL IMM dapat berkontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menguatkan ekonomi umat.
Dengan kolaborasi yang erat antara alumni, persyarikatan, dan pemerintah, visi mewujudkan Lampung Maju menuju Indonesia Emas diharapkan dapat segera tercapai.


