DASWATI.ID – ILS dan Pemkab Pesawaran menanam pohon di Hari Bumi untuk melawan TBC dan malaria. Aksi nyata 1.300 kader ini bertujuan menciptakan lingkungan sehat bagi masyarakat.
DALAM ARTIKEL:
Di tengah rimbunnya kawasan Banyu Langit, Kabupaten Pesawaran, semangat menjaga alam dan kesehatan masyarakat bersatu pada Rabu (22/4/2026).
Inisiatif Lampung Sehat (ILS) memperingati Hari Bumi melalui aksi nyata penanaman pohon yang melibatkan pemerintah daerah setempat.
Kegiatan ini menjadi simbol bahwa kelestarian lingkungan merupakan fondasi utama bagi kesehatan warga.
Gerakan Satu Kader Satu Pohon
Direktur ILS, Sudiyanto, menggerakkan kekuatan 1.300 kader yang tersebar di 11 kabupaten/kota di Provinsi Lampung untuk menyukseskan gerakan “Sayangi Bumi”.
Melalui konsep satu kader satu pohon, setiap anggota menanam bibit baik di halaman rumah maupun fasilitas umum seperti masjid dan balai desa
Hal ini merupakan bagian dari misi ILS sebagai mitra kritis pemerintah yang secara rutin mengawal isu kesehatan masyarakat.
“ILS merupakan mitra kritis pemerintah yang secara rutin menggelar rapat triwulanan sekaligus menjalin silaturahmi dengan pemerintah daerah,” ujar Sudiyanto menegaskan komitmen organisasinya, Kamis (23/4/2026).
Menekan TBC dan Malaria
Wakil Bupati Pesawaran, Antonius Muhammad Ali, menyambut baik inisiatif ini di tengah tantangan kesehatan yang dihadapi wilayahnya.
Ia menyoroti keterkaitan erat antara kondisi lingkungan dengan tingginya angka kasus TBC dan malaria di Pesawaran.
Menurutnya, tambak-tambak yang terbengkalai di pesisir menjadi sarang nyamuk yang meningkatkan penyebaran malaria.
Selain isu malaria, pemerintah daerah juga fokus memperbaiki kualitas hunian warga.
Dari 3.500 usulan perbaikan rumah tidak layak huni, sebanyak 200 unit telah disetujui melalui jalur reguler.
Program “bedah rumah” ini bertujuan menciptakan sirkulasi udara yang lebih baik agar penyebaran bakteri TBC dapat ditekan secara signifikan.
Kolaborasi Demi Lingkungan Sehat
Pemerintah Kabupaten Pesawaran kini mendorong program bank sampah untuk mengurangi polusi lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Penanganan masalah kesehatan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
Antonius menekankan pentingnya sinergi dengan lembaga seperti ILS dalam menciptakan perubahan.
Dengan lingkungan yang lebih hijau melalui penanaman pohon dan rumah yang lebih sehat, diharapkan kualitas hidup masyarakat Pesawaran akan terus meningkat di masa depan.


