Lampung » May Day 2026: KASBI Lampung Tagih Janji Manis Presiden

May Day 2026: KASBI Lampung Tagih Janji Manis Presiden

oleh
May Day 2026: KASBI Lampung Tagih Janji Manis Presiden
Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2025 di Tugu Adipura, Bandar Lampung, pada Kamis (1/5/2025). Dokumentasi Josua Napitupulu

DASWATI.ID – Ratusan massa PPRL akan menggelar aksi May Day 2026 di Bandar Lampung untuk menagih janji Presiden terkait penghapusan outsourcing dan menuntut upah layak bagi buruh.

Ratusan massa yang tergabung dalam aliansi Pusat Perjuangan Rakyat Lampung (PPRL) bersiap memadati jalanan Kota Bandar Lampung untuk memperingati Hari Buruh Sedunia atau May Day, Jumat (1/5/2026) besok.

Aksi ini menjadi panggung utama bagi para pekerja untuk menagih janji manis Presiden terkait penghapusan sistem kerja yang dinilai mencekik kesejahteraan buruh.

Koordinator Konfederasi KASBI Wilayah Lampung, Rifky Indrawan, menyatakan bahwa peringatan May Day 2026 akan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari buruh, petani, mahasiswa, aktivis NGO, hingga korban pemutusan hubungan kerja (PHK).

Massa rencananya akan berkumpul di Stasiun KAI Tanjung Karang sekitar pukul 13.30 WIB sebelum melakukan long march menuju Tugu Adipura untuk menggelar mimbar bebas.

Menagih Janji Penghapusan Outsourcing

May Day 2026: KASBI Lampung Tagih Janji Manis Presiden

Salah satu sorotan utama dalam aksi ini adalah desakan kepada pemerintah untuk segera mencabut aturan yang merugikan tenaga kerja.

Rifky menekankan pentingnya pengesahan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang benar-benar berpihak pada buruh dengan melibatkan serikat pekerja dalam penyusunannya.

“Hapuskan sistem kerja outsourcing, magang, dan kontrak sesuai dengan janji presiden kita,” tegas Rifky saat dihubungi dari Bandar Lampung, Kamis (30/4/2026).

Selain masalah status kerja, PPRL juga mendesak penghentian praktik pemberangusan serikat buruh (union busting) dan PHK sepihak yang sering kali berlindung di balik alasan efisiensi perusahaan.

Diskriminasi Upah dan Kekerasan Seksual

Isu kemanusiaan di lingkungan kerja juga menjadi perhatian serius dalam aksi May Day kali ini.

Rifky mengungkapkan bahwa hingga saat ini, jurang perbedaan upah antara buruh laki-laki dan perempuan masih terjadi, ditambah dengan kerentanan terhadap tindak kekerasan di tempat kerja.

“Hentikan kekerasan dan diskriminasi terhadap perempuan di tempat kerja. Sampai hari ini gaji buruh perempuan dengan laki-laki itu berbeda dan banyak sekali terjadi kekerasan seksual di dalam tempat bekerja,” ungkap Rifky.

Ia juga menuntut perlindungan sosial bagi pekerja di sektor informal, seperti pekerja gig, maritim, kurir, hingga tenaga medis dan pendidik.

Jeritan Buruh PT San Xiong Steel yang Terabaikan

Di tingkat lokal, PPRL menyoroti penderitaan para pekerja di PT San Xiong Steel Indonesia yang nasibnya terkatung-katung.

Rifky menyebutkan adanya pelanggaran hak dasar buruh yang sudah berlangsung sangat lama tanpa penyelesaian konkret.

“Berikan seluruh hak-hak buruh PT San Xiong Steel Indonesia yang belum dibayarkan selama satu tahun, yaitu upah dan BPJS Ketenagakerjaannya,” kata Rifky.

Selain isu tersebut, massa juga membawa tuntutan daerah lainnya, seperti pencabutan HGU PT BSA yang dianggap melanggar hak masyarakat adat serta penghentian rencana perampasan tanah rakyat oleh Rindam (Resimen Induk Daerah Militer).

Aksi ini diprediksi akan berlangsung besar mengingat banyaknya laporan masyarakat yang ingin bergabung secara sukarela.

Rifky menyebut arus dukungan terus mengalir melalui pesan singkat dari berbagai kelompok pekerja yang merasa senasib.

“Banyak banget teman-teman yang tiba-tiba kontak, mulai dari buruh yang ter-PHK sampai buruh yang ingin tahu soal May Day. Bahkan teman-teman BEM Unila pun rencananya akan bergabung dalam peringatan besok,” tutup Rifky.

Selain urusan perut, program makan bergizi gratis (MBG), massa juga akan menyuarakan tuntutan pendidikan dan kesehatan gratis sebagai solusi atas beban hidup rakyat yang kian berat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *