Lampung » Polda Lampung Siagakan Ribuan Personel Amankan Mudik Lebaran 2026

Polda Lampung Siagakan Ribuan Personel Amankan Mudik Lebaran 2026

oleh
Polda Lampung Siagakan Ribuan Personel Amankan Mudik Lebaran 2026
Pos Pelayanan Idulfitri 1446 H/2025 M di Terminal Tipe A Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Selasa (25/3/2025). Dokumentasi Josua Napitupulu

DASWATI.IDPolda Lampung tancap gas memastikan kenyamanan masyarakat pada masa Lebaran 2026/Idulfitri 1447 H.

Polda Lampung menyiagakan sebanyak 3.742 personel gabungan untuk mengawal pergerakan jutaan pemudik dalam Operasi Ketupat Krakatau 2026.

Kesiapan Operasi Ketupat Krakatau 2026 ini dipaparkan oleh Kapolda Lampung, Irjen Pol. Helfi Assegaf, dalam Rapat Koordinasi Persiapan Angkutan Lebaran 2026 di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Selasa (17/2/2026).

Pertemuan ini dihadiri oleh Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi dan jajaran Forkopimda Lampung guna menyelaraskan langkah antisipasi lonjakan arus lalu lintas.

Sinergi Ribuan Personel dan Puluhan Posko

Kekuatan pengamanan tahun ini mengedepankan kolaborasi lintas instansi.

Dari total 3.742 personel, Polri mengerahkan 1.770 personel, didukung 291 anggota TNI, serta 1.681 personel dari instansi terkait seperti Dishub, Satpol PP, Dinkes, dan Basarnas.

“Kami mengedepankan kegiatan preventif yang didukung kegiatan preemtif, humas, penegakan hukum, dan bantuan operasi untuk memberikan perlindungan serta pelayanan maksimal kepada masyarakat,” ujar Irjen Pol. Helfi Assegaf dalam paparannya. 

Untuk menunjang operasional di lapangan, Polda Lampung mendirikan 81 pos yang tersebar di titik-titik strategis.

Fasilitas ini terdiri dari 60 Pos Pengamanan (Pos Pam) sebagai pusat informasi dan penekanan angka kriminalitas, 20 Pos Pelayanan (Pos Yan) untuk tempat istirahat dan pemeriksaan kesehatan pemudik, serta 1 Pos Terpadu yang dipusatkan di Pelabuhan Bakauheni sebagai pusat kendali operasi.

Awas Lubang! 102 Titik Jalan Rusak Intai Pemudik di Lampung

Antisipasi Puncak Arus dan Manajemen Kemacetan

Operasi Ketupat Krakatau 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 13-25 Maret 2026.

Kapolda menekankan pentingnya kewaspadaan pada prediksi puncak arus mudik yang jatuh pada 13–17 Maret serta puncak arus balik pada 24–28 Maret 2026.

Salah satu fokus utama adalah manajemen lalu lintas di kawasan Pelabuhan Bakauheni.

Polda Lampung telah menyiapkan skenario khusus, termasuk penggunaan stiker untuk filterisasi kendaraan di buffer zone dan penerapan delay system.

Jika terjadi kepadatan di luar pelabuhan hingga lebih dari 4 kilometer (situasi merah), kendaraan akan diarahkan ke kantong-kantong parkir di 8 rest area jalan tol jalur B dan sejumlah rumah makan di jalan arteri untuk mencegah penumpukan di dermaga.

Waspadai Titik Rawan dan Kondisi Jalan

Selain kemacetan, Irjen Pol. Helfi Assegaf juga mengingatkan pemudik untuk mewaspadai 102 titik jalan rusak dan 45 titik rawan kecelakaan (laka) di seluruh wilayah Lampung.

Data menunjukkan Kabupaten Lampung Tengah memiliki titik jalan rusak terbanyak dengan 40 lokasi, sementara wilayah Lampung Selatan mencatat 8 titik rawan kecelakaan di sepanjang Jalinsum (Jalan Lintas Sumatra) dan Jalintim (Jalan Lintas Timur).

“Keamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah dan merayakan Idulfitri adalah prioritas utama kami. Kami berkomitmen menurunkan angka kecelakaan dan fatalitas korban di jalan raya,” tegas Kapolda.

Objek pengamanan tidak hanya terpaku pada jalan raya, tetapi juga 3.832 masjid, 2.066 lokasi salat Id, 209 objek wisata, serta pusat-pusat transportasi seperti bandara dan stasiun kereta api di seluruh Bumi Ruwa Jurai.

Dengan persiapan matang ini, diharapkan Mudik Lebaran 2026 di Provinsi Lampung dapat berjalan aman, lancar, dan berkesan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga: Lampung Siapkan Karpet Merah untuk Pemudik Lebaran 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *